Pemasaran Turun, Pelaku UMKM Diminta Manfaatkan E – Comerce

by
E-COMERCE - Sejumlah pelaku UMKM Kota Santri dilatih memanfaatkan E-comerce untuk meningkatkan penjualan hasil produksinya.

**Untuk Tingkatkan Panjualan

KAJEN – Dampak Pendemi Covid-19 membuat pemasaran hasil produksi warga Kota Santri terpuruk. Guna meningkatkan pemasaran, pelaku UMKM dilatih memanfaatkan E-Comerce atau penjualan melalui internet.

Disperindagkop UKM Kabupaten Pekalongan bekerjam sama dengan Kementrian Perdagangan menggelar Pelatihan E-Comerce atau perdagangan melalui elektronik yang diikuti 50 UMKM di Hotel Horison selama empat hari sejak, Selasa (1/12).

Pada kesempatan itu, Direktur Bina Usaha dan Pelaku Distribusi, Direktorat Jenderal Perdagangan Dalam Negeri, Kementerian Perdagangan RI, Nina Mora, menyampaikan bahwa dimasa pandemi covid 19 seperti sekarang, hampir sebagian sektor terkena dampaknya. Seperti di bidang perdagangan, khususnya pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Usaha mereka memasarkan hasil produksinya secara langsung ke masyarakat mengalami penurunan signifikan.

“Untuk itu agar tetap bisa menjalankan usaha untuk memenuhi kebutuhan hidup, maka pelaku UMKM agar bisa memanfaatkan E-comerce. Apalagi melihat banyaknya potensi produk UMKM di Kabupaten Pekalongan ini sangat disayangkan apabila tidak ada perhatian dari pemerintah setempat dengan nasib para peelaku usaha,” terangnya.

Melalui kegiatan ini, lanjutnya, mereka bisa mengetahui dan menerapkan sistem pemasaran secara online. Dengan begitu pelaku UMKM sambil memasarkan dagangannya secara langsung juga bisa melakukannya secara online yang jangkauannya lebih luas. Hal ini sesuai dengan tujuan pemerintah dalam menciptakan atau mengeluarkan peraturan pemerintah mengenai perdagangan secara online, yakni memberikan kesempatan kepada produk-produk lokal supaya bisa ekspor ke luar negeri.