DPRD Kabupaten Pekalongan Sepakati Nota Kesepakatan KUA dan PPAS TA 2021

by

KAJEN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pekalongan menggelar Rapat Paripurna dalam rangka Penandatanganan Nota Kesepakatan KUA dan PPAS TA. 2021 di Ruang Paripurna DPRD Kabupaten Pekalongan, Senin (2/11/2020).

KUA dan PPAS Kabupaten Pekalongan TA. 2021 merupakan dokumen yang memuat kebijakan pendapatan, belanja dan pembiayaan, yang dalam penyusunannya telah diupayakan agar substansinya terdapat keserasian dan sinergi antara kebijakan daerah, provinsi dan kebijakan nasional. Keterpaduan antara kepentingan publik dan kepentingan aparatur serta tidak bertentangan dengan kepentingna umum dan peraturan perundang-undangan lainnya.

Dalam rapat paripurna ini, Plt Bupati Pekalongan Arini Harimurti menyampaikan bahwa untuk pendapatan daerah pada tahun 2021 direncanakan sebesar Rp 2,225 triliun, atau naik 2,77% dari pendapatan daerah tahun 2020 setelah perubahan.

Untuk belanja daerah di tahun 2021 direncanakan sebesar Rp. 2.241 triliun atau turun 1,43 dari belanja daerah tahun 2020 setelah perubahan. “Dari komposisi pendapatan dan belanja daerah tersebut maka terjadi defisit anggaran sekitar Rp. 16,150 miliar,” ujar Plt Bupati Pekalongan.

Arini mengatakan, untuk pembiayaan daerah yang berasal dari sisi lebih perhitungan anggaran daerah tahun sebelumnya (SiLPA) diperkirakan sebesar Rp. 23,150 miliar, sementara untuk pengeluaran pembiayaan berupa penyertaan modal sebesar Rp. 7 miliar sehingga secara riil defisit sebesar Rp. 0 (Nol Rupiah).

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Hindun menambahkan bahwa pembahasan KUA dan PPAS itu telah dilaksanakan dalam rapat kerja Badan Anggaran DPRD Kabupaten Pekalongan bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) beberapa waktu lalu.

“Kami dari DPRD Kabupaten Pekalongan bersama dengan TAPD sepakat menyetujui Rancangan KUA dan PPAS menjadi KUA dan PPAS yang Nota Kesepakatannya ditandatangani dalam rapat rapat paripurna hari ini,” tandasnya.