Guru Batang Diharap Lanjutkan Solidaritas dan Perjuangan

by
PELETAKKAN BATU PERTAMA - Alm Warsito bersama Bupati Wihaji, Ketua PGRI Pusat Prof Unifah, dan pengurus PGRI Batang saat kegiatan peletakkan batu pertama pembangunan Gedung Guru di Jalan Letjen Suprapto Batang tahun 2019.

BATANG – Tak hanya bahagia yang dirasakan pada peringatan Hari Guru Nasional dan HUT PGRI tahun 2020 di Batang. Pasalnya di tengah kebahagiaan tersebut, kabar duka turut menyelimuti dunia pendidikan Batang. Salah satu putra terbaik dunia pendidikan Batang, Warsito yang juga Ketua PGRI Batang, menghembuskan nafas terakhirnya. Tepat pada peringatan HGN dan HUT PGRI 2020 itulah, Rabu Siang (25/11/2020), Warsito meninggal dunia setelah sempat dirawat di rumah sakit.

Sekretaris PGRI Batang, M Arif Rachman turut berbagi kenangan kebersamaannya dengan Ketua PGRI Batang tersebut. Menurutnya semasa hidup, Warsito dikenal sebagai salah satu pendidik Batang yang tak pelit berbagi ilmu.

Arif pun mengenang salah satu pesan Warsito, dimana ia selalu berharap rekan guru dan PGRI Batang untuk selalu menjaga solidaritas. berjuang mengawal terselenggaranya layanan pendidikan terbaik, bersama pemkab batang, dinas pendidkan, dan seluruh masyarakat di masa pandemi.

“Beliau selalu berpesan kepada kami dan khususnya rekan guru untuk terus jaga solidaritas dan kerja keras berjuang mengawal terselenggaranya layanan pendidikan terbaik, bersama pemkab batang, dinas pendidkan, dan seluruh masyarakat di masa pandemi. Oleh karenanya kemarin pun kami berikan apresiasi dan semangat untuk para guru yang tetap menginspirasi selama pandemi,” tutur Arif.

Selain itu, PGRI juga diamanahi untuk menyelesaikan pembangunan Gedung Guru, sebagai persembahan terbaik dari PGRI untuk masyarakat Batang.