Ditangkap Saat ‘Main Bertiga’, Sebegini Tarif Prostitusi Artis ST dan SH

by
Jajaran Polres Metro Jakarta Utara saat konferensi pers kasus prostitusi online yang melibatkan dua artis ST dan MA, Jumat (27/11). Foto: Humas Polda Metro Jaya

Tarif dua artis berinisial ST dan SH yang ditangkap akibat kasus prostitusi akhirnya terungkap.

Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Sudjarwoko mengatakan bahwa masing-masing memasang tarif Rp 30 juta sekali kencan.

“Dua saksi ST dan SH alias MY memasang tarif seharga Rp 30 juta,” kata Kombes Pol Sudjarwoko, Jumat (27/11).

Menurut pihak kepolisian, ST dan SH ditangkap tengah melakukan tindak asusila di sebuah kamar hotel di kawasan Jakarta Utara.

Mereka sedang ‘main bertiga’ dengan seorang pria yang membayar total Rp 110 juta.

“Dengan cara perempuan dua, laki-laki satu alias threesome, dengan tarif Rp 110 juta,” bebernya.

Dari Rp 100 juta itu, ST dan SH hanya mendapat masing-masing Rp 30 juta.

Sisa uang dari pria hidung belang itu diberikan kepada dua tersangka muncikari yang merupakan suami istri berinisial AR (26) dan CA (25).

“Sisanya Rp 50 juta dibayar setelah transaksi selesai,” tambah Kombes Pol Sudjarwoko.

Sementara itu, aparat telah memulangkan dua artis, ST dan SH yang sebelumnya ditangkap akibat dugaan kasus prostitusi.

ST dan SH diizinkan pulang karena hanya berstatus sebagai saksi.

Sebelumnya Satreskrim Polres Metro Jakarta Utara mengamankan dua artis berinisial ST dan MA di hotel, kawasan Sunter, Jakarta Utara, Rabu (25/11) malam lalu.

Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Sudjarwoko mengatakan, saat ditangkap, ST dan MA sedang melakukan adegan asusila ‘threesome’ bersama seorang pria di kamarnya.

“Jadi saat ditangkap sedang melakukan kegiatan asusila, dengan perempuannya dua dan lakinya satu, atau threesome,” kata Sudjarwoko dalam keterangannya, Jumat (27/11). (ded/jpnn)