Guru Agen Edukasi Pencegahan Covid-19

by
SOSIALSASI - Salah satu guru SDN Proyonanggan 05 saat mensosialisasikan pencegahan Covid-19 ke orang tua murid.

BATANG – Di masa pandemi ini, guru tak hanya punya tugas untuk mengajar para siswanya. Tetapi guru juga secara tidak langsung dituntut untuk berperan menjadi agen edukasi pencegahan Covid-19 kepada muridnya. Mulai dari mengingatkan penerapan protokol kesehatan, juga berbagi informasi penting terkait Covid-19.

Demikian diamini oleh Sekretaris PGRI Batang, M Arief Rochman saat diwawancarai Radar Pekalongan, Rabu (25/11/2020). Guru sebagai sosok yang digugu lan ditiru inipun menjadi sosok yang harus memberikan contoh kepada muridnya. Khususnya terkait pembiasaan untuk penerapan protokol Kesehatan.

“Secara tidak langsung guru juga turut berperan dalam mengedukasi tentang pencegahan Covid-19. Baik saat pembelajaran daring, homeschooling ataupun homevisit. Dari pelaksanaan pemberian jarak jauh pun, guru bisa mulai mengedukasi pentingnya untuk menjaga jarak dan tidak berkerumun,” jelasnya.

Dalam pelaksanaan pembelajaran anak juga diajak untuk mematuhi protokol kesehatan. Seperti dengan memakai masker, jaga jarak, dan juga mencuci tangan dengan sabun.

“Tentunya upaya guru ini juga harus didukung oleh orang tua siswa. Sehingga baik ketika belajar ataupun dalam kegiatan lainnya, anak sudah terbiasa menerapkan protokol Kesehatan. Sehingga bisa meminimalisir transmisi Covid-19,” pungkasnya.

Di tengah pandemi ini pun, pihaknya mewakili PGRI Batang dan seluruh guru yang ada di Batang menolak menyerah pada pandemi Covid-19. Pihaknya pun terus berinovasi agar pembelajaran di tengah pandemi ini tetap efektif. (nov)