Dua Tahun, Asuransi Kematian DMI Sudah Tersalur untuk 36 Orang

by
SERAHKAN - Anggota Dewan Pakar PD DMI Kota Pekalongan, A Afzan Arslan Djunaid didampingi pengurus DMI Kota Pekalongan menyerahkan santunan kematian kepada ahli waris.

KOTA – Pengurus Daerah Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Pekalongan, menggelar rapat kerja sekaligus silaturahmi bersama pengurus masjid se Kota Pekalongan, Rabu (18/11/2020) di Gedung Pusdiklat Kospin Jasa. Agenda utama kegiatan tersebut yakni membahas program asuransi kematian bagi takmir dan pengurus masjid yang sudah dijalankan DMI bekerjasama dengan PT Asuransi Jiwa Syariah Jasa Mitra Abadi Tbk selama dua tahun terakhir.

Dalam kegiatan itu, dilakukan evaluasi terkait jumlah takmir dan pengurus masjid yang belum terdaftar maupun penggantian daftar penerima yang didaftarkan karena sudah tidak menjadi takmir maupun pengurus.

Ketua DMI Kota Pekalongan, Ahmad Slamet Irfan mengatakan, dalam kegiatan tersebut dibahas evaluasi dan rencana program asuransi kematian untuk tahun 2021. “Kami lakukan evaluasi pelaksanaan dan merencanakan program tersebut untuk tahun 2021. Salah satunya yakni mereka yang sudah tidak menjadi pengurus atau takmir agar bisa diganti datanya,” tuturnya.



Selanjutnya, dikatakan Slamet Irfan juga masih ada data takmir dan pengurus yang masih tercecer. Saat ini, sudah ada sekitar 1.600 takmir dan pengurus masjid yang sudah terdaftar dalam program tersebut. Dia memperkirakan, ada sekitar 2.000 takmir dan pengurus di seluruh masjid Kota Pekalongan.

“Yang belum masuk datanya akan kami kejar. Kami akan coba akomodir masjid-masjid yang digunakan untuk salat fardhu maupun untuk salat Jumat agar datanya tidak tertinggal,” tambahnya.