Alhamdulillah, 475 Ribu Guru Swasta Dapat Subsidi Upah

by
TETAP SEMANGAT: Seorang siswa mengerjakan soal yang ditugaskan guru, dalam simulasi KBM tatap muka, di SMAN 11 Mataram, Rabu (16/9/2020).

Kabar baik untuk para guru dan tenaga kependidikan (GTK) non PNS atau swasta di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag). Baru-baru ini Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyetujui usulan Rp 1,152 triliun untuk bantuan subsidi gaji.

Sekjen Kemenag Nizar mengatakan persetujuan dari Kemenkeu itu tertanggal 12 November 2020. ’’Sesuai arahan Menag, kita ajukan usulan untuk bantuan subsidi gaji bagu GTK non PNS,’’ tuturnya kemarin (15/11). Dia bersyukur karena usulan anggaran dari Kemenag sudah disetujui Kemenkeu. Artinya tinggal proses pencairan.

Nizar menegaskan tahap pencarian bisa dijalankan secepatnya. Sebab sebelumnya Kemenag sudah melakukan verifikasi dan validasi kepada 745.415 orang GTK non PNS. Proses tersebut juga meliatkan BPJS Ketenagakerjaan. Mantan Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) itu berharap dana tersebut segera dicairkan.

Dirjen GTK Kemenag Muhammad Zain menuturkan 745 ribuan GTK non PNS madrasah pengajuan ke Kemenag itu setelah melaliu proses validasi oleh BPJS Ketenagakerjaan. Diantara validasi itu untuk melihat apakah calon penerima subsidi gaji dari Kemenag belum menerima program serupa dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker).

Zain bersyukur proses validasi BPJS Ketenagakerjaan berjalan lancar. Proses pengusulan sampai pencairan anggaran bantuan subsidi gaji juga diawasi oleh Inspektorat Jenderal (Itjen) Kemenag selaku aparat pengawas internal pemerintah (APIP).



Dia mengatakan program pemberian subsidi gaji itu harus dikawal dari hulu sampai hilir. ’’Bantua ini sebagai wujud keberpihakan pemerintah kepada warganya. Terlebih di tengah pandemi Covid-19,’’ tuturnya.

Sebelumnya jumlah usulan yang dimasukkan Kemenag ke BPJS Ketenagakerjaan untuk divalidasi mencapai 864 ribuan orang GTK. Diantara temuan validasi BPJS Ketenagakerjaan per September 2020 ada 55.242 orang sudah menerima bantuan program Kartu Prakerja. Kemudian ada 43.895 orang menerima bantuan subsidi upah Kemenaker.

Zain juga mengatakan skema pencairan anggarannya nanti mampir dahulu ke Kemenag. Skema ini sesuai dengan arahan dan hasil diskusi dengan tim Staf Khusus Wakil Presiden. Skema ini diambil supaya jelas nantinya siapa yang bertanggung jawab. Menteri Agama selaku pengguna anggaran (PA) dan kuasa pengguna anggaran (KPA) adalah para dirjen di Kemenag termasuk Dirjen Pendidikan Islam (Pendis). (wan/JPG/r6/lombokpost)

Statistik Penerima Bantuan Subsidi Upah GTK Non PNS Kemenag

GURU RAUDLATUL ATHFAL DAN MADRASAH

543.928 Orang

GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SEKOLAH

93.480 Orang

DOSEN PERGURUAN TINGGI KEAGAMAAN ISLAM

17.476 Orang

USTAD PENDIDIKAN DINIYAH FORMAL

2.111 Orang

DOSEN MA’HAD ALY

532 Orang

TENAGA KEPENDIDIKAN RAUDLATUL ATHFAL DAN MADRASAH

73.714 Orang

TENAGA KEPENDIDIKAN PERGURUAN TINGGI KEAGAMAAN ISLAM

7.444 Orang

GURU PENDIDIKAN KEAGAMAAN KRISTEN

2.134 Orang

GURU PENDIDIKAN KEAGAMAAN HINDU

1.618 Orang

GURU PENDIDIKAN KEAGAMAAN BUDDHA

832 Orang

GURU PENDIDIKAN KEAGAMAAN KONGHUCU

141 Orang

Sumber: Kementerian Agama