Polres Buka Posko Pengaduan CPNS

by
POSKO ADUAN - Polres Pekalongan membuka Posko Aduan Korban Penipuan CPNS yang melibatkan Kepala Puskesmas.

**Terkait Dugaan Penipuan CPNS
**DPRD akan Undang Kadinkes dan Kapus

KAJEN – Polres Pekalongan saat ini tengah melakukan penyelidikan terkait aduan Riyanto (30) warga Desa Lambur Kecamatan Kandangserang yang mengaku ditipu oleh oknum kepala puskesmas (Kapus) Lebakbarang terkait penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dengan menyetorkan uang sekitar Rp 120an juta. Untuk perkara ini, Polres Pekalongan yang mendengar korban lebih dari satu juga membuka posko aduan apabila ada korban lain.

Hal itu dibenarkan Kapolres Pekalongan AKBP Darno melalui Kasat Reskrim Polres Pekalongan AKP Akhwan Nadzirin, Minggu (15/11/2020).

“Aduan sudah kami terima. Karena korban dipastikan lebih dari satu maka kita membuka posko pengaduan. Apabila, ada warga yang merasa tertipu silahkan datang ke Polres,” kata Kasat Reskrim Polres Pekalongan AKP Akhwan Sementara terkait aduan korban Riyanto, Polres sudah sudah melakukan penyelidikan dengan mengklarifikasi orang orang yang terlibat. “Untuk aduan yang kemarin, sudah kami lakukan penyelidikan,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Komisi 1 DPRD Kabupaten Pekalongan, Dodiek Prasetyo, saat dikonfirmasi mengaku sudah mendengar dugaan penipuan CPNS yang melibatkan Kepala Puskesmas.

“Kami dari Komisi 1 sudah mendengar kasus tersebut, bahkan kami mendnegar korbannya sudah melaporkan ke kepolisian. Untuk itu kita menghormati proses hukum, dan kami mendukung itu,” kata Dody.

Namun demikian, Dodiek berencana dalam waktu dekat akan memanggil Kepala Dinas Kesehatan dan kepala puskesmas yang bersangkutan. “Kita juga sudah mendengar beberapa kasus yang menimpa Kepala Puskesmas Lebakbarang. Laporannya sama terkait penipuan CPNS yang dilakukan tahun 2015,” ujarnya.