Kehamilan Usia Dini Rentan Resiko

by
PENYULUHAN - Tingkatkan pemahaman kesehatan reproduksi bagi remaja, UPTD Puskesmas Kendal I melakukan penyuluhan kesehatan kepada remaja di Kecamatan Kendal.

KENDAL – Kehamilan dengan usia di bawah 20 rentan akan berbahaya. Oleh karenanya hamil atau melakukan persalinan tidak di bawah usia 20 tahun karena berisikonya terhadap ibu dan bayinya.

Petugas medis Puskesmas Kendal I, dr Puji Rohani menyampaikannya saat penyuluhan kesehatan kepada para remaja di Kecamatan Kendal yang di adakan di Balai Desa Tunggulrejo, baru-baru ini. Materinya antara alain, reproduksi, dampak kehamilan diusia dini dan bahaya aborsi serta sosialisasi covid-19.

“Penyuluhan kesehatan dilakukan untuk memberdayakan generasi muda melalui peningkatan pemahaman kesehatan reproduksi,” katanya.

Diungkapkan, awal terjadinya kehamilan yang biasanya ditandai dengan tidak mengalami menstruasi selama 4 minggu. Selain itu, tanda-tanda lain juga terlihat dari perubahan fisik maupun psikis.

“Tanda-tanda kehamilan bisa mirip dengan gejala sebelum kita menstruasi. Seperti kram pada perut, disamping terlambat menstruasi, kemudian sering merasa lelah, mual-mual, sering buang air kecil, hingga rasa tidak nyaman pada payudara membesar,” ungkapnya.