Swab Test Massal Akan Digelar di Semua Kelurahan

by
Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekalongan, Slamet Budiyanto.

KOTA – Dinas Kesehatan Kota Pekalongan akan menggelar swab test massal bagi masyarakat yang akan dilaksanakan di seluruh kelurahan mulai 18 November hingga 3 Desember 2020 mendatang. Swab test massal tersebut digelar sebagai upaya memenuhi target jumlah warga yang diswab test yakni 1/1000 dari jumlah penduduk.

Kepala Dinas Kesehatan setempat, Slamet Budiyanto menjelaskan, swab test tersebut terbuka untuk seluruh masyarakat yang bersedia melakukan pemeriksaan. Bagi yang bersedia melakukan pemeriksaan, tinggal datang ke lokasi yang sudah ditentukan dengan membawa foto kopi KTP dan memberikan nomor handpone yang bisa dihubungi.

“Kami sudah jadwalkan akan dimulai 18 November sampai 3 Desember 2020 di semua kelurahan. Rata-rata ada satu sampai dua pelaksanaan setiap harinya,” tutur Budi, sapaan akrabnya. Dia menyatakan tak menargetkan jumlah peserta swab test. Berapapun jumlah warga yang datang akan dilayani. “Tidak menargetkan berapa jumlahnya. Berapapun kami layani, ada 150 atau 200 orang bisa kami layani,” tambahnya.

Budi meminta masyarakat agar tidak ragu untuk mengikuti swab test sehingga kondisi dan status kesehatannya dapat diketahui. Dengan mengetahui status secara dini, maka masyarakat dapat menjaga diri dan melindungi keluarga maupun orang-orang di sekitarnya yang kemungkinan sering berinteraksi. “Harapan kami masyarakat punya kesadaran untuk ikut memeriksakan dirinya,” harap Budi.

Mengenai capaian pemeriksaan swab test yang ditargetkan oleh Pemprov Jawa Tengah, dia menjelaskan bahwa dalam dua pekan terakhir jumlah warga yang diswab test mencapai 200 persen dari target. Namun pekan ini, terjadi penurunan jumlah warga yang diswab test yakni hanya mendekati 100 persen dari target.

“Per pekan target warga yang diswab adalah 310 orang. Dua pekan terakhir bisa mencapai 200 persen dari target karena kita gencar melakukan swab test di kalangan ASN. Saat ini semua OPD sudah dilakukan swab sehingga sasaran berikutnya kami lakukan swab test untuk masyarakat umum. Karena target ini akan dievaluasi terus oleh Satgas Covid-19 Jawa Tengah. Jika targetnya rendah maka akan diintervensi oleh provinsi melalui PCR mobile,” tandasnya.(nul)