Awas Bencana Alam!

by
RAKOR BENCANA - Pemkab Pekalongan menggelar rakor kesiapsiagaan menghadapi bencana alam di Aula Lantai 1 Setda, kemarin.

**Puncak Musim Hujan Januari – Februari
**Awal Musim Hujan Sudah 9 Kali Kejadian Bencana

KAJEN – Puncak musim hujan diperkirakan terjadi pada bulan Januari dan Februari 2021. Kesiapsiagaan bencana banjir, longsor, dan angin kencang harus ditingkatkan.

Guna menghadapi terjadinya bencana alam di musim hujan 2020/2021, Pemkab Pekalongan melalui BPBD menggelar Rapat Koordinasi Kesiapsiagaan Menghadapi Bencana Banjir, Longsor, dan Angin di Kabupaten Pekalongan Tahun 2020/2021, di Aula Lantai 1 Setda, Selasa (11/11/2020). Di tengah pandemi, peserta rakor dibatasi maksimal 50 orang. Rakor di antaranya dihadiri TNI, Polri, camat, instansi terkait, dan para relawan.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pekalongan Budi Raharjo, ditemui usai rakor, menyatakan, Pemkab Pekalongan melalui BPBD melaksanakan rakor kesiapsiagaan menghadapi bencana banjir, longsor, dan angin kencang di Kabupaten Pekalongan tahun 2020/2021. Rakor ini sebagai langkah antisipasi bencana karena berdasarkan perkiraan BMKG, musim hujan sudah mulai pada bulan Oktober.

“Intensitasnya akan semakin tinggi, dan puncak musim hujan diperkirakan bulan Januari dan Februari tahun 2021,” terang dia.

Dikatakan, BPBD sudah melakukan beberapa langkah-langkah antisipasi kesiapsiagaan bencana alam. Di antaranya melaksanakan rakor pada hari itu, memetakan peta wilayah rawan bencana di Kabupaten Pekalongan, dan menyiapkan peralatan dan personel untuk mengantisipasi terjadinya bencana alam.

“Secara garis besar, wilayah di selatan Kabupaten Pekalongan rawan longsor, dan di utara rawan banjir,” terang dia.