Bertemu Wakil Ketua MPR, Anggota DPRD Kabupaten Pekalongan Ini Titip Aspirasi Untuk Pembangunan Infrastruktur di Kota Santri

by

TEGAL – Pasangan anggota DPRD Kabupaten Pekalongan dari Fraksi PAN, Candra Saputra dan Shinanta Previta Anggreani kembali melakukan terobosan demi kemajuan infrastruktur Kota Santri. Adapun kali ini, Candra Saputra menitipkan program aspirasi kepada Wakil Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan saat bertemu di Kota Tegal, Rabu (4/11/2020).

Dalam pertemuan yang cukup singkat di sebuah Rumah Makan Kota Tegal, Candra Saputra juga bertemu langsung Wakil Ketua Umum DPP PAN, Nasrullah. Kemudian Sekjend DPP PAN yang juga Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Edy Soeparno. Nampak pula sebagai tuan rumah, Walikota, H. Dedy Yon Supriyono dan Wakil Walikota Tegal, H. Muhammad Jumadi.

Pada kesempatan itu, Candra Saputra memanfaatkan waktu untuk berbincang menyampaikan program yang dibutuhkan masyarakat Kota Santri agar bisa mendapatkan alokasi dana pusat melalui APBN 2021 mendatang. Diantaranya Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI), KOTAKU. Kemudian Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (Pisew), Sumur Bor Air Bersih, RTLH dbagi warga tak mampu, bantuan gerobak,tenda dan Cool box bagi UMKM.

Saat makan malam itu, ia juga ikut menimba Ilmu untuk tukar pikiran bersama Ketua Umum DPP PAN yang Wakil Ketua MPR RI H. Zulkifli Hasan.

“Saat makan bersama kami tak lupa menitipkan aspirasi untuk Pembangunan Kabupaten Pekalongan di tahun 2021.Semoga tahun 2021 lebih banyak bantuan dari pusat untuk Kabupaten Pekalongan tercinta ini. Dengan begitu masyarakat Kabupaten Pekalongan benar benar bisa merasakannya,”ungkap Candra Saputra usai pertemuan di sebuah Rumah Makan Sate di Kota Tegal.

Adapun aspirasi disampaikan kepada Wakil Ketua MPR RI, agar mendapatkan alokasi APBN dengan pertimbangan untuk mengcover aspirasi masyarakat yang belum bisa terealisasi dari APBD Kabupaten Pekalongan.

“Untuk itu kami mohon doa dari masyarakat Kabupaten Pekalongan agar semua berjalan lancar dan tepat sasaran. Sebab tanpa doa dan dorongan dari masyarakat, untuk memajukan Kabupaten Pekalongan tak bisa cepat tercapai,” ungkapnya.

Seperti diketahui untuk tahun 2020 ini, berkat kerjasama yang baik CS dengan Pemkab Pekalongan dan Dinas terkait, setidaknya ada 42 Desa menerima bantuan P3TGAI. Adapun bantuan dengan nilai masing masing Rp 195juta.

Kemudian 9 Desa dari 3 kecamatan menerima program PISEW, bantuan tersebut turun per kecamatan Rp 600 juta, 2 Desa menerima bantuan KOTAKU senilai Rp 1.000.000.000, semuanya dari Kementrian PUPR.

Sedangkan Sumur bor dalam dari Kementrian ESDM juga berhasil turun di 2 desa yang saat ini sudah bisa dinikmati oleh masyarakat. Sementara yang paling menggembirakan tentunya berkat kerjasama yang baik semua pihak dengan dibangunnya Pasar Wiradesa menelan dana Rp 92 Miliar. Selanjutnya Pasar Desa Tanjung Rp 2,5 M serta sejumlah bantuan gerobak, coolbox dan tenda bagi pedagang kecil dari Kementrian Perdagangan. (yon)