UMK 2021 Masih Tarik Ulur

by
MEMBAHAS - Dewan pengupahan Kabupaten Pekalongan tengah membahas UMK tahun 2021 mendatang di Kantor DPM PTSP Naker, Kamis (5/11/2021).

**Dewan Pengupahan Berharap Ada Kesepakatan

KAJEN – Pembahasan UMK Kabupaten Pekalongan yang digelar di Dinas Penanaman Modal Perijinan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPM PTSP Naker), Kamis (06/11/2020), masih tarik ulur. Namun demikian Dewan Pengupahan berharap ada kesepakatan untuk UMK 2021.

Pantauan radar, pembahasan UMK Kabupaten Pekalongan tahun 2021 oleh Dewan Pengupahan dipimpin langsung oleh Kepala DPM PTSP Naker, Edy Herijanto. Pembahasan juga dihadiri oleh perwakilan DPC SPN, SPSI, KSPN, Akademisi, Bagian Perekonomian, Statistik, dan Apindo.

Dalam pembahasan itu terjadi tarik ulur antara perwakilan pengusaha dan pekerja karena saat ini masih pandemi Covid-19. Perwakilan pekerja meminta UMK tahun 2021 tetap mengalami kenaikan. Sedangkan perwakilan Apindo mengaku tak punya kemampuan untuk menaikan UMK 2021 karena saat ini pandemi, sebab barang-barang yang diproduksi banyak tak terjual.

Namun seiring pembahasan, suasana menjadi luntur karena perwakilan pekerja meminta berapapun kenaikan UMK 2021 harus ada perubahan. Sedangkan perwakilan dari Apindo juga akan melakukan rapat di internal, karena perwakilan tidak bisa menentukan sendiri dalam forum tesebut.

Ketua KSPN Kabupaten Pekalongan, Turmudi menyadari bahwa pandemi covid-19 ini memang bencana nasional namun diharapkan pengusaha bisa bijak.