Kurang Tiga Bulan, Penyaluran BSB Sasar 10 Juta KM PKH Capai 100%

by
MELEPAS - Menteri Sosial Juliari P Batubara dan Bupati Kendal Mirna Annisa melepas truk pengangkut Bantuan Sosial Beras (BSB) program Bansos Kemensos RI saat Penutupan Penyaluran (Flag Off) Bantuan Sosial Beras (BSB) Tahap I dan Tahap II tahun 2020.

*Jawa Tengah Kebagian 1.560.744 KPM PKH

KENDAL – Penyaluran Bantuan Sosial Beras (BSB) merupakan program bantuan sosial (Bansos) Kementerian Sosial (Kemensos) RI dengan sasaran 10 juta KPM PKH yang tersebar di seluruh Indonesia berjalan dengan baik dan selesai tepat waktu. Bahkan penyalurannya telah mencapai 100 persen.

“Sebanyak 450.000 ton beras dari Bulog sudah disalurkan. Dari 10 juta keluarga di seluruh ndonesia, Jawa Tengah kebagian 1.560.744 keluarga,” kata Menteri Sosial (Mensos) Juliari P Batubara saat Penutupan Penyaluran (Flag Off) Bantuan Sosial Beras (BSB) Tahap I dan Tahap II tahun 2020, di Komplek Pergudangan Bulog Sumberejo Kaliwungu Kendal Selasa (03/11/2020).

Juliari mengungkapkan, terselenggara penyaluran BSB dengan baik kurang dari tiga bulan ke KPM PKH seluruh Indonesia ini bukan karena kehebatan Kemensos, tapi berkat kerjasama dan koordinasi yang baik antara Kemensos, Bulog dan transporter serta Pemda.

“Kalau tak didukung Pemda, beras-beras ini tak bisa tersalurkan dengan baik. Mulai dari pendataan, penyaluran fisiknya dan kalau ada komplain-komplainnya. Kami mejalankan intruksi Presiden, selama pandemi jangan sampai ada rakyat yang kelaparan. Itu pesan pak Presiden dengan tegas. Saya datang untuk mastikan program ini bermanfaat untuk masyarakat,” ungkapnya.

Juliari menyatakan, program Bantuan Sosial Beras (BSB) kualitas bagus dan layak ini merupakan bagian dari program Jaring Pengaman Sosial (JPS) yang diamanatkan kepada Kemensos dalam menanggulangi dampak pandemi. Setiap KPM PKH mendapatkan 15 kg beras medium dari Bulog setiap bulan selama tiga bulan (Agustus-Oktober 2020) dengan anggaran Rp4,5 triliun.