Eks Buruh PT BSI Mengadu ke DPRD

by
ADUKAN - Eks buruh PT BSI bersama kuasa hukum saat mengadukan masalah hubungan industrial kepada Komisi C DPRD Kota Pekalongan.

Untuk itu, dia berharap kedatanganya ke DPRD bisa mendapatkan solusi terbaik untuk menuntaskan kasus tersebut. “Alhahmdulillah kelihatanya akan ada langkah lanjutan terkait masalah yang kami adukan ini,” katanya.

Sementara Ketua Komisi C, Makmur S Mustofa mengatakan, dalam rapat tersebut pihaknya sudah turut mengundang manajemen PT BSI namun tidak hadir. Sehingga pihaknya akan berupaya untuk mengundang kembali pihak PT BSI. “Kami akan coba undang kembali. Kami ingin mengetahui apa yang menjadi kendala sehingga putusan dari pengadilan belum dilaksanakan. Kami akan coba lakukan pendekatan untuk menggali informasi tersebut,” jelasnya.

Namun jika dalam tiga kali undangan pihak PT BSI tetap tidak hadir, Mustofa mengatakan bahwa Komisi C akan mencoba melakukan kunjungan ke PT BSI. “Kami tetap ingin membuka ruang diskusi untuk mencari tahu permasalahan tersebut. Jika diundang tidak hadir, kami yang akan ke sana,” tambahnya.

Kepala Dinperinaker, Slamet Haryadi menjelaskan, dalam kasus tersebut pihaknya sudah memproses tuntas. “Kami sudah tangani sejak awal. Kami panggil bahkan sampai empat kali. Kami sudah lakukan proses pemanggilan, sudah menyidangkan, membahas, diskusi sampai keluar keputusan anjuran dari mediator. Tapi memang saat itu anjuran ditolak oleh pengusaha dan pekerja juga tidak menjawab. Mereka kemudian memilih jalur pengadilan,” kata Slamet.

Dia menyatakan, sudah memberikan penjelasan kepada pekerja bahwa proses di pengadilan membutuhkan waktu yang panjang, pemikiran, tenaga dan biaya. Bahkan kadang akan sangat sulit di tingkat eksekusi. “Untuk tahapan di pihak kami, prosesnya sudah seluruhnya ditempuh,” tandasnya.(nul)