Warga Desa Tangkap Juragan Teh, Ini Penyebabnya

by

**Diduga Mencabuli Pelajar Berusia 15 tahun

KAJEN – Warga Desa Tenogo, Kecamatan Paninggaran, menangkap seorang juragan daun teh yang diduga melakukan pencabulan terhadap anak dibawah umur. Pelaku berinisial NR (58) warga Kecamatan Kalibening, Kabupaten Banjarnegara, ditangkap setelah sebelumnya dipancing untuk datang ke rumah korban menimbang teh. Saat ini, pelaku masih dalam pemeriksaan di Unit PPA Satreskrim Polres Pekalongan atas pengaduan EW (15) pelajar, warga Desa Tenogo, Kecamatan Paninggaran.

Informasi yang diperoleh, pencabulan terhadap bocah di bawah umur terjadi sekira pukul 11.00 WIB di rumah korban di Desa Tenogo Kecamatan Paninggaran. Saat itu pelaku datang ke rumah orang tua korban dengan keperluan untuk membeli daun teh hasil perkebunannya.

Saat tiba di rumah korban, kondisi sepi karena orang tua korban tidak ada di rumah. Yang ada hanya korban. Sementar korban saat itu tidak menaruh curiga kepada pelaku yang akan membeli daun teh. Korban bahkan mempersilahkan pelaku masuk ke rumah untuk menunggu orang tuanya.

Kondisi rumah korban yang sepi ternyata menimbulkan hasrat setan. Pelaku terangsang melihat kemolekan korban. Pelaku yang kesetanan langsung mendekati korban dan mencium pipinya sambil memegangi tangan korban. Tak hanya itu, pelaku juga meraba alat vital korban.

Mendapat perlakuan tak senonoh, korban pun melawan. Pelaku kewalahan. Untuk memenuhi hasratnya, ia bahkan menawarkan sejumlah uang ke korban, namun korban menolak. Korban malah semakin berani memberontak atas perlakuan pelaku ke korban. Karena gagal merayu dan takut dikeroyok warga yang datang karena mendengar teriakan korban, pelaku mengurungkan niat jahatnya. Ia kemudian bergegas pergi meninggalkan rumah korban.