Usaha Rumahan Kripik Pisang Terima Pesanan dari Jepang

by
BAHAN BAKU - Dita Ayu Fitriyani, Pengusaha muda rumahan kripik pisang tengah memilih bahan baku untuk membuat kripik pisang.

“Sudah ada pelanggan tetap yang pesan kripik pisang. Biar tak lari, rasa dan kualitas kripik pisang saya jaga betul,” terangnya.

Dita menjelaskan, tahun pertama bisnis pada 2018 dirinya untuk perhari hanya menghabiskan pisang sebanyak 5 kilogram, namun saat ini memasuki 2020 pihaknya mampu menghabiskan 30 hingga 40 kilogram/hari. Bahan bakunya yangdigunakan adalah pisang raja nangka.

“Bentuk pisangnya besar dengan ukuran dari 15 hingga 20 centimeter. Rasa asli dari pisang jika diolah keripik dan dikombinasi dengan manis atau gurih itu cocok,” jelsnya.

Tak hanya menyuguhkan rasa yang enak dan gurih, agar lebih menarik saat dipasarkan, kripik pisang olahanya dikemas dengan rapi dan mempunyai label nama. “Sudah ada label namanya, yakni Keripik Pisang Al-Aqsa. Satu kemasan beratnya 250 gram,” imbuhnya. (lid)