Usaha Rumahan Kripik Pisang Terima Pesanan dari Jepang

by
BAHAN BAKU - Dita Ayu Fitriyani, Pengusaha muda rumahan kripik pisang tengah memilih bahan baku untuk membuat kripik pisang.

KENDAL – Usaha kripik pisang nangka milik pengusaha muda asal Kecamatan Patebon, Kendal ternyata tak terdampak pandemi Covid-19. Karena usaha yang dirintisnya selama dua tahun tersebut hingga kini masih tetap eksis dan bisa memenuhi pesanan dari luar Jawa dan bahkan Jepang.

“Peminatnya lumayan. Tetap produksi kripik pisang. Pemasarannya secara online” kata Dita Ayu Fitriyani, Pengusaha muda rumahan kripik pisang warga Desa Bangunsari tersebut, Sabtu (31/10/2020).

Dita mengatakan, ia terjun ke usaha industri rumahan kripik pisang itu berawal dari penilaian orang lain bahwa rasa cemilan kripik pisang yang dibuatnya gurih. Selain itu tekstur kripiknya renyah saat di makan. Hal itu membuatnya merasa terdorong dan berani melangkah untuk menekuni bidang usaha kripik pisang.

“Membuat kripik pisang hanya untuk cemilan sendiri dan untuk suguhan tamu. Mereka yang sudah makan kripik pisang mengatakan enak dan rasanya gurih. Dari situ menjadi termotivasi untuk membuat dan menjualnya,” ungkapnya.

Dita menyatakan, upaya untuk mengenalkan usaha kripik pisangnya itu dilakukannya dengan mempromosikan melalui teman-temannya. Bahkan pengusaha muda tersebut juga memasarkan usaha kripik pisang secara online.