Nguri-nguri Budaya, Lewat Kesenian Gamelan

by
MAINKAN - Para guru dan siswa SMPN 2 Bawang saat memainkan gamelan.

*SMPN 2 Bawang

BAWANG – SMPN 2 Bawang kini memiliki esktra kurikuler Gamelan. Meski saat ini hadir di tengah pandemi, ekskul baru ini diharapkan bisa menjadi wadah anak untuk melestarikan budaya tradisional.

Kepala SMPN 2 Bawang, Aryatmono Siswandi menjelaskan, ekstra kurikuler Gamelan ini sudah menjadi cita-cita sekolahnya sedari dulu. Di tahun ini, akhirnya segala usaha pengadaan, berhasil mewujudkan adanya ektra kurikuler ini.



“Alhamdulilah akhirnya terealisasi. Hanya saja karena pengadaannya baru tahun ajaran ini, ekstra kurikuler masih terkendala Covid-19. Sehingga saat ini masih digunakan bapak ibu guru untuk belajar.

Khususnya yang ada jadwal piket di sekolah. Kami manfaatkan juga untuk belajar budaya sesudah menyelesaikan tugas pembelajaran jarak jauh dengan siswa,” tutur Aryatmono saat diwawancarai Radar Pekalongan, Kamis (29/10/2020).

Dengan adanya seperangkat gamelan lengkap ini, diharapkan dapat menjadi sarana untuk melestarikan budaya tradisional. Terlebih saat ini para pelajar sudah berada di era kemajuan zaman. Sehingga diharapkan mereka masih dapat belajar kebudayaan lokal sebelum bersaing dengan globalisasi.