Salut, 35 KK Bandengan Mundur dari PKH Saat Pandemi

oleh -
Lurah Bandengan, Mohamad Abidin Amd

KOTA – Kesadaran warga Bandengan terkait efektivitas sasaran Program Keluarga Harapan (PKH) ternyata patut diacungi jempol. Bahkan di tengah ekonomi sulit karena pandemi Covid-19 ini, tercatat sudah 35 Kepala Keluarga (KK) yang mengundurkan diri dari program Kementerian Sosial ini.

“Di saat persoalaan ekonomi tengah susah di masa pandemi ini, ada sekitar 35 warga Bandengan yang dengan suka rela mengundurkan diri dari bantuan PKH. Tentu kami pihak kelurahan mengapreasiasi dan bangga kepada mereka. Meski dilihat dari ekonomi belum memadai, namun mereka menyatakan sudah mampu secara penghasilan, sehingga rela memberikan bantuannya ke sesama yang lebih membutuhkan,” ujar Lurah Bandengan, Mohamad Abidin AMd, kemarin.

Meski warga belum menyeluruh sadar untuk mengundurkan diri dari program PKH, namun pihak Kelurahan Bandengan tak henti untuk saling mengingatkan bahwasanya bantuan sendiri harus tepat sasaran. Artinya warga yang benar-benar membutuhkan di masa sulit seperti ini mampu terbantu kebutuhannya. Mengingat data warga yang mengajukan bantuan PKH sendiri di Bandengan tiap bulanya mengalami kenaikan. Meskipun kebijakan sendiri bukan di kelurahan, namun pihak kelurahan tetap memfasilitasi.

“Mudah-mudah ke depannya penerima PKH yang merasa sudah mampu atau mandiri dapat mengembalikan secara sukarela kepada yang lebih membutuhkan,” harap Abidin.

Yang tak kalah penting, lanjut dia, saat ini selain berkaitan bantuan juga kesehatan dan keselamatan warga di tengah pandemi. Sehingga Abidin tak lelah mengajak warga Bandengan untuk tetap mematuhi protokol kesehatan agar terhindar dari paparan Covid-19. Meski kondisi saat ini di Bandengan sendiri masih aman dari penularan virus ini.

“Saya mengajak warga untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan melalui 3M, yakni menjaga jarak, memakai masker, dan mencuci tangan sehingga pandemi Covid-19 bisa segera berakhir. Dalam melewati musibah ini dibutuhkan kerjasama dari semua pihak, termasuk masyarakat,” tandas Abidin. (ap3)