Buruh Pajitex Tuntut Tidak Di-PHK

by
AKSI DAMAI - Perwakilan buruh PT Pajitex yang di-PHK menggelar aksi damai di DPM PTSP dan Naker Kabupaten Pekalongan, kemarin.

**Gelar Demo di DPM PTSP dan Naker

KAJEN – Massa buruh PT Pajitex menggelar aksi damai di depan Kantor DPM PTSP dan Naker Kabupaten Pekalongan, Kamis (22/10/2020). Mereka menuntut agar pihak perusahaan tidak melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap ratusan buruh di unit Shuttle.

Buruh pabrik sarung ini sekitar pukul 09.00 WIB tiba di Dinas DPM PTSP dan Naker Kabupaten Pekalongan. Kedatangan buruh ini untuk memberi dukungan kepada perwakilan mereka yang mengikuti sidang mediasi tripartit tahap pertama di Aula DPM PTSP dan Naker Kabupaten Pekalongan.

Di saat perwakilan mereka mengikuti sidang mediasi, puluhan buruh lainnya menggelar doa bersama dan salawatan di trotoar di jalan depan Dinas DPM PTSP dan Naker Kabupaten Pekalongan.



Sejumlah spanduk pun dibentangkan. Di antaranya bertuliskan ‘Stop Union Busting, Stop Pemberangusan Serikat’, ‘Tolak Berikan Pesangon dan Pensiun Murah’, ‘Siang Malam Untuk Mangga, Giliran Tua Malah di PHK’, ‘Tolak Pesangon Murah’, dan ‘Tolak PHK Sepihak’. Aksi buruh ini berjalan tertib. Jajaran Polsek Kajen dan Polres Pekalongan tampak mengamankan jalannya mediasi tripartit tersebut.

Sekretaris PSP SPN PT Pajitex, Amri, ditemui usai mediasi tripartit menyatakan, dalam pertemuan tripartit itu pihak perusahaan tetap akan memberikan pesangon seperti dalam perundingan sebelumnya, yakni 75 persen dari ketentuan. Namun dari serikat pekerja meminta dipekerjakan kembali. Selain itu, serikat pekerja meminta perusahaan untuk menyelesaikan pekerja-pekerja di masa pensiun.

“Total pekerja yang di-PHK itu 257 orang. Yang memasuki masa pensiun ada 49 orang,” terang dia.