Ponpes Wajib Terapkan Prokes Ketat

by
Drs HM Nadhief Kasi Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam Kankemenag Kota Pekalongan

*Cegah Munculnya Klaster Penularan Covid-19

KOTA – Untuk menghindari klaster penularan Covid-19 di lingkungan pondok pesantren (ponpes), Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pekalongan terus mengingatkan agar penyelenggaraan pendidikan di ponpes wajib menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara ketat.

Hal ini ditegaskan oleh Kepala Seksi Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam (PAKIS) Kantor Kemenag Kota Pekalongan, Drs HM Nadhief saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (22/10/2020).



“Sebelum para santri kembali ke ponpes, Pemkot telah memberikan pembekalan kepada pengurus dan santri, agar menerapkan protokol kesehatan di lingkungan ponpes,. Para santri juga telah mengikuti tahapan-tahapan pemeriksaan kesehatan sebelum masuk ponpes,” ungkapnya.

Dalam pelaksanaan pembelajaran di Ponpes, imbuh Nadhief, baik pengurus maupun santri yang berada di ponpes wajib menerapkan metode pembelajaran sesuai prokes.

Pokesnya dalam pembelajaran di ponpes selain wajib memakai masker, cuci tangan menggunakan sabun, dan cek suhu tubuh, pada saat pembelajaran juga dibatasi jumlah santrinya.