Metro Pekalongan

KPU Mulai Coklit 228.459 Pemilih

Coklit KPU

KOORDINASI – KPU bersama PPK berkoordinasi untuk mulai melaksanakan tahapan mutarlih Pilgub 2018.
M. AINUL ATHO’

KPU Kota Pekalongan mulai melakukan tahap pemutakhiran data pemilih sebanyak 228.459 orang dengan melaksanakan pencocokan dan penelitian terhadap data pemilih. Data tersebut merupakan hasil sinkronisasi dari data Daftar Penduduk Pemilih Potensial Pemilu (DP4) yang diberikan Kemendagri.

Divisi Perencanaan dan Data KPU Kota Pekalongan, Priyadi Trahutomo mengatakan, coklit dimulai 20 Januari hingga 18 Februari dengan sasaran coklit adalah warga yang sudah memiliki KTP el sesuai domisili Kota Pekalongan. Sementara bagi warga yang belum memiliki KTP el, dapat menggunakan surat keterangan asalkan yang bersangkutan sudah merekamkan diri.

Selain itu, bagi pemilih pemula yang belum berusia 17 tahun namun akan masuk 17 tahun pada hari H pencoblosan maka dapat melakukan perekaman saat ini untuk mendapatkan surat keterangan, dan dapat dicoklit sebagai daftar pemilih. “Sehingga kami minta kepada masyarakat agar memberikan data yang sebenar-benarnya kepada petugas kami yakni Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) saat melakukan coklit,” terangnya.

Tahapan coklit, juga akan ditandai dengan coklit serentak seluruh Indonesia pada 20 Januari. Yakni dengan melakukan coklit terhadap tokoh nasional, ulama dan tokoh masyarakat.

Di Kota Pekalongan, diantaranya akan dilakukan coklit kepada Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya dan beberapa tokoh lain seperti walikota dan ketua DPRD.

“Kami sudah laporkan ke Pak Ketua KPU agar berkoordinasi dengan Habib Luthfi untuk mengagendakan coklit serentak. Karena pada 20 Januari nanti, seluruh komisioner KPU mulai dari KPU RI, KPU provinsi hingga KPU kabupaten kota akan terjun untuk melakukan coklit. Dan kepada petugas PPDP, juga diberikan target untuk mencoklit minimal lima rumah dalam satu hari tersebut,” tambahnya.

Tujuan digelarnya coklit serentak yakni untuk mensosialisasikan bahwa tahapan mutarlih sudah berjalan. Dengan dilakukan coklit bersama tokoh masyarakat dan ulama, sekaligus diharapkan dapat membangkitkan kesadaran masyarakat agar dapat ikut berpartisipasi dalam gelaran Pilgub 2018. (nul)

Penulis: M. Ainul Atho’ & Redaktur: Abdurrahman

Facebook Comments