Pendaftaran Pengawas TPS Diperpanjang

by
Nur Anis Kurlia

**Karena Kuota Belum Terpenuhi
**5 TPS di Sragi Masih 0 Pendaftar

KAJEN – Bawaslu Kabupaten Pekalongan memperpanjang masa pendaftaran pengawas TPS. Pasalnya, hingga pendaftaran terakhir pada Kamis (15/10/2020) kemarin, di beberapa desa belum terpenuhi kuota dua kali kebutuhan. Bahkan, di beberapa TPS di Kecamatan Sragi masih 0 atau belum ada yang mendaftarkan diri sebagai pengawas TPS.

Komisioner Bawaslu Kabupaten Pekalongan Nur Anis Kurlia, Kamis (15/10/2020), mengatakan, perpanjangan dibuka mulai tanggal 16-19 Oktober 2020. Dengan persyaratan di antaranya, usia minimal 25 tahun, ijazah minimal SMA, foto terbaru 3×4 dua lembar, dan mengisi surat pernyataan. “Pendaftaran dilakukan di kantor Panwaslu Kecamatan masing-masing,” terang dia.

Dikatakan, semua desa sudah ada yang mendaftar. Hanya saja, kata dia, di beberapa desa belum terpenuhi kuota dua kali kebutuhan.
“Data terakhir sampai kemarin (Rabu) sudah 2.300-an dari kebutuhan TPS 2.163. Untuk data hari ini belum direkap. Di hari terakhir ini harapannya terpenuhi semua,” kata dia.

Menurutnya, di semua kecamatan sudah ada pendaftarnya, namun kuotanya belum terpenuhi. Kuota sesuai dengan juknis harus dua minimal per-TPS. “Kenapa kuota harus dua, jika ada yang berhalangan tetap biar tidak repot mencari gantinya mengingat masa kerja hanya satu bulan, makanya dibuka perpanjangan lagi untuk terpenuhi kuotanya tersebut,” kata dia.

Namun, lanjut dia, ada juga pendaftar yang masih kosong di Sragi. “Sekitar lima TPS di Sragi masih kosong karena memang ketersediaan SDM yang memenuhi syarat yang tidak ada,” terang dia. (had)