4 Tenaga Medis Positif Covid-19, Pelayanan 2 Puskesmas Dihentikan Sementara

by
Petugas medis tengah mengambil sempel warga yang menjalani Swab Test. Istimewa

BATANG – Jumlah tenaga medis di Kabupaten Batang yang positif terpapar Covid-19, kembali mengalami peningkatan. Setelah sebelumnya perawat di puskesmas Batang 3, kini giliran tenaga medis di puskesmas Batang 1 dan 2 yang positif.

“Berdasarkan hasil Swab Test yang sudah kami terima, ada tambahan 4 tenaga medis di puskesmas yang postif Covid-19. Yaitu 3 orang di puskesmas Batang 2, dan satu orang di Batang 1,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Batang, dr Mukhlasin, ketika ditemui di kantornya, Kamis (15/10/2020).

Mukhlasin menjelaskan, dari empat tenaga medis yang positif Covid-19, 3 diantaranya masuk kategori Orang Tanpa Gejala (OTG), dan menjalani isolasi mandiri. Sedangkan satu lainnha harus menjalani perawatan di rumah sakit, karena mengalami batuk dan pilek.

“Untuk salah satu kasusnya, penularan terjadi dari kontak keluarga. Pada awalnya suami yang postif Covid-19, kemudian menular pada istrinya yang sama-sama petugas medis. Sedangkan untuk kasus lainnya saat ini masih terus kita tracking asal muasal penularanya,” jelas Mukhlasin.

Dengan adanya tenaga medis yang postif Covid-19, maka dua puskesmas tersebut ditutup untuk sementara. Sedangkan untuk pelayanan medis pada masyarakat dialihkan ke puskesmas lainnya yang terdekat.

“Untuk Puskesmas Batang 1 hasil Swab Test baru keluar hari ini (Kamis-red), maka mulai besok atau Jumat (16/10/2020) dan Sabtu (17/10/2020) pelayanan umum ditiadakan dulu, dan dialihkan ke puskesmas terdekat. Sedangkan untuk Puskesmas Batang 2, pelayanan pada Senin dan Selasa (12-13/10/2020) sudah ditutup, namun kini sudah aktif kembali,” beber Mukhlasin.

Mukhlasin menambahkan, untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19, maka seluruh tenaga medis yang ada di Batang akan menjalani Swab Test seluruhnya. Sedangkan untuk pelaksaanya sendiri akan dilakukan bertahap.

“Seluruh tenaga medis, baik di puskesmas maupun rumah sakit, harus menjalani Swab Test guna mengantisipasi penyebaran Covid-19. Semoga kedepan tidak ada lagi tenaga medis di Batang yang positif Covid-19,” tandas Mukhlasin. (don)