Menjamur, Warung Sigandu Didorong Urus Perizinan

by
RAMAI - Kondisi warung-warung di sepanjang Jl Sigandu-Ujungnegoro selalu ramai pengunjung.

Ia mengatakan, apabila semua pemilik warung itu sudah melakukan pengurusan izin, maka pihaknya akan segera menindaklanjuti dengan menggelar rapat koordinasi bersama instansi terkait.

“Nanti kalau memang warung warung itu sudah berizin kan ada kewajiban kewajiban pembayaran pajak dan lain sebagainya, dan itu tentunya akan berimplikasi pada pendapatan Pemkab Batang juga. Maka kita imbau, agar para pemilik warung untuk segera mengurus perizinannya,” paparnya.

Wahyu pun mengungkapkan, bahwa target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor wisata Pantai Sigandu pada tahun anggaran 2020 ini sudah terlampauai 100 persen.



“Jadi target PAD Pantai Sigandu sebelum Pandemi Covid-19 itu Rp 1,2 miliar, namun diturunkan menjadi Rp 600 jutaan. Adapun untuk saat ini pencapaian dari target pasca Covid-19 ini sudah terlampaui 100 persen,” katanya.

Dijelaskannya, karena puluhan warung di sepanjang pantai Sigandu itu belum mengantongi izin, maka Pemkab Batang hanya mengandalkan retribusi dari tiket masuk masyarakat yang akan masuk ke kawasan Pantai Sigandu.