PMI Terus Berburu Pendonor

by
DONOR - Salah satu masyarakat Batang saat melakukan donor darah di UDD PMI Batang, beberapa waktu lalu.

*Tren Donor Darah Turun Selama Pandemi

BATANG – Unit Donor Darah (UDD) Palang merah Indonesia (PMI) Kabupaten Batang masih terus mencari pendonor untuk menambah stok darah. Pasalnya, sejak pandemi Covid-19, tren aktivitas donor darah cenderung menurun.

Hal itu diungkapkan Humas UDD PMI Batang, Risnaningsih. Ia mengatakan kondisi pandemi Covid-19 mempengaruhi jumlah pendonor darah, karena trennya menurun dibanding saat sebelum pandemi. “Saya mau sampaikan bahwa darah itu aman, jadi silakan kalau masyarakat mau mendonorkan darah,” ujar Risnaningsih.

Risna, sapaan akrabnya menyebut stok darah PMI Batang per Senin 5 Oktober mencapai 246. Rinciannya yaitu 231 wall Blood atau darah lengkap, 11 PRC (Paket Red Cell) atau sel darah merah, dan 4 itu trombosit.

Ia memperkirakan stok darah tersebut bisa untuk seminggu. Hal itu tergantung dari kebutuhan rumah sakit yang kadang butuh puluhan atau belasan kantong darah.

Menurutnya, sebelum pandemi Covid-19, mencari pendonor darah tidak susah. Saat ini tidak semua kantor mengadakan donor darah, bahkan banyak pabrik yang merumahkan karyawannya. “SMA juga sistem daring kan, jadi kami saat ini hanya mengandalkan mobil unit keliling,” katanya.

Risna mengatakan, dulu kebutuhan darah mencapai 900 an kantong. Tapi, kini kebutuhan darah hanya di kisaran 500 hingga 600 kantong per bulan. “Alhamdulillah, kami tidak pernah dropping darah dari daerah lain. Dan sementara ini tercukupi,” pungkasnya. (fel)