Jumlah Tenaga Kesehatan yang Positif Covid-19 di Kota Santri Bertambah

by
TERPAPAR - Satu perawat di RSUD Kajen terpapar virus corona. Dari hasil tracking, hasil swab tes negatif semua, sehingga lima ruangan yang sempat ditutup mulai dibuka kembali sejak Senin (12/10/2020).

**Dalam Sepekan Tambah 26 Kasus Covid-19

KAJEN – Tenaga kesehatan (nakes) yang terpapar virus corona di Kabupaten Pekalongan kian bertambah. Hingga kemarin ada tiga nakes yang menjalani isolasi mandiri karena terkonfirmasi Covid-19.
Tiga nakes yang terpapar virus corona masing-masing seorang surveilans di Puskesmas Kedungwuni, 1 perawat di RSUD Kajen, dan seorang petugas farmasi di Puskesmas Karanganyar. Sementara itu, dalam sepekan ini ada penambahan 26 kasus Covid-19, sehingga tercatat secara akumulasi ada 248 terkonfirmasi Covid-19.

Direktur RSUD Kajen dr Amrozi Taufik, dihubungi Radar, Senin (12/10/2020), membenarkan seorang perawat di RSUD Kajen terpapar virus corona. Menurutnya, selama proses tracking dilakukan beberapa ruang pelayanan di rumah sakit milik Pemkab Pekalongan sempat ditutup sejak hari Rabu (7/10/2020) lalu. Di antara unit pelayanan yang sempat ditutup adalah Ruang IBR, Poli Bedah, Poli Obsgin, Poli Mata, dan Poli Urologi.

“Penutupan dilakukan selama proses tracking. Alhamdulillah dari hasil swab, semuanya negatif sehingga mulai Senin (12/10/2020) hari ini seluruh unit yang ditutup mulai dibuka kembali,” kata dia.

**PUSKESMAS KARANGANYAR

Sementara itu, seorang nakes yang bertugas di bagian farmasi Puskesmas Karanganyar juga terpapar virus corona. Petugas nakes ini pun menjalani isolasi mandiri untuk proses penyembuhannya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan Setiawan Dwiantoro dikonfirmasi terpisah mengatakan, dalam lima hari terakhir ada penambahan 18 kasus terkonfirmasi positif Covid-19. Tiga di antaranya merupakan nakes yang bertugas di Puskesmas Kedungwuni, RSUD Kajen, dan Puskesmas Karanganyar.

“Dalam 5 hari ada penambahan 18 kasus tapi ada perimbangan dengan tingkat kesembuhan,” kata Wawan.