Terlibat Penipuan, Ketua Komnas Perlindungan Anak Jawa Tengah Ditahan Polisi

by
Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak Provinsi Jawa Tengah Endar Susilo digelandang petugas untuk dilimpahkan ke kejaksaan. (Antara)

Ketua Komnas Perlindungan Anak (PA) Jawa Tengah, Endar Susilo ditahan Polda Jawa Tengah karena terlibat kasus penipuan dan penggelapan hingga Rp500 juta.

Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Iskandar Fitriana Sutisna mengatakan, penangkapan pelaku berdasarkan laporan warga berinisial A yang mengaku sebagai korban penipuan pada tahun 2018.

“Korban diminta menyetor uang Rp500 juta. Korban dijanjikan akan mendapatkan iming-iming jabatan direktur dan kerjasama bisnis,” jelasnya, Selasa (13/10/2020).

Namun, setelah korban menyetor uang kepada Endar, A tak kunjung mendapatkan seperti apa yang dijanjikan Endar. Jabatan sebagai direktur dan iming-iming kerjasama bisnis tak pernah didapatkan korban.

“Korban sudah melapor karena sudah merasa ditipu,” ucapnya.

Iskandar menambahkan, saat ini Polda Jateng menahan Endar berdasarkan bukti kasus penipuan berupa setoran bank sebesar RP500 juta. Selanjutnya, berkasnya akan segera dilimpahkan ke kejaksaan.

“Berkasnya sudah P21 dan dilimpahkan ke kejaksaan,” katanya.

Sesaat setelah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Semarang, tersangka Ketua Komnas Perlindungan Anak Jawa Tengah Endar Susilo di tahan di Polsek Ungaran, Selasa (13/10).

Endar dititipkan di Polsek Ungaran karena Kejaksaan Kabupaten Semarang tidak memiliki ruangan tahanan.

“Karena kami di Kejari Kabupaten Semarang tidak memiliki ruangan tahanan, sehingga tersangka dititipkan di Polsek Ungaran untuk 20 hari kedepan,” kata Kajari Suharjono melalui Kasi Pidsus Agus Budiyanto saat dikonfirmasi wartawan di ruang kerjanya.

Pelimpahan tersangka ke Polsek Ungaran dikawal Jaksa Penutup Umum (JPU) Herwin Setyawan SH.

“Tersangka dititipkan dengan alasan pandemi Covid-19 yang seharusnya di LP,” pungkas Agus. (suara/rmoljateng)