Pilkada, PD Muhammadiyah Netral

by

KAJEN – Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Kabupaten Pekalongan menegaskan netralitasnya pada Pilkada 2020. PD Muhammadiyah menekankan agar semua pihak mematuhi protokol kesehatan, sehingga pelaksanaan Pilkada tidak menimbulkan klaster baru Covid-19.

Ketua PD Muhammadiyah Kabupaten Pekalongan Mulyono Kastari, dihubungi Radar, Rabu (7/10/2020), menyatakan, PD Muhammadiyah telah mengeluarkan pernyataan sikap terkait pemilihan bupati dan wakil bupati Kabupaten Pekalongan tahun 2020. Ada lima pernyataan sikap yang dikeluarkan oleh PD Muhammadiyah.

Pertama, kata Mulyono, demokrasi bagian dari pesta rakyat untuk memilih pemimpin yang berkualitas. Kedua, lanjut dia, PD Muhammadiyah mengimbau kepada penyelenggara Pemilu, KPU dan Bawaslu, agar bisa menjalankan secara transparan, jujur, adil, dan amanah, sehingga bisa mendapatkan pemimpin yang berkualitas.

“Yang ketiga, untuk aparat keamanan dan ASN supaya bisa menjaga netralitasnya dan melayani masyarakat Kabupaten Pekalongan tanpa diskriminatif,” kata dia.

Keempat, ujar dia, kepada paslon, pengusung, dan pendukung supaya mengedepankan sifat kesatria dan bermartabat dalam proses Pilkada.
“Harus siap menang dan siap kalah,” ujar dia.