13 APK Berbayar Diturunkan

by
PENERTIBAN APK - Bawaslu Kabupaten Pekalongan menertibkan APK yang terpasang di papan reklame karena tidak sesuai dengan ketentuan, kemarin.

**Total 1.007 APK Ditertibkan

KAJEN – Sebanyak 13 Alat Peraga Kampanye (APK) yang terpasang di papan reklame berbayar ditertibkan Bawaslu Kabupaten Pekalongan, Selasa (6/10/2020). Pasalnya, APK berukuran besar itu tidak sesuai dengan ketentuan dari KPU.

“Hari ini kita fokus pada APK pada papan reklame berbayar. Ini merupakan kelanjutan dari penertiban APK yang sudah kita lakukan kemarin,” ujar Koordinator Divisi Hukum, Humas, dan Data Informasi Bawaslu Kabupaten Pekalongan, Wahyudi Sutrisno, dihubungi disela-sela penertiban APK, kemarin siang.

Diterangkan, pada penertiban pertama Bawaslu Kabupaten Pekalongan telah menertibkan 994 APK ilegal. Bawaslu kemarin menertibkan sekitar 13 APK berukuran besar. Total sudah ada 1.007 APK yang telah ditertibkan oleh Bawaslu Kabupaten Pekalongan.

“Kenapa kita tertibkan?, karena APK itu ada ketentuannya. Selain jumlahnya dibatasi, ukurannya juga ditentukan.

Harus sesuai dengan SK KPU,” ujar Wahyudi. Diterangkan, APK dalam bentuk baliho ukurannya itu maksimal 3×5 m. Ukuran APK yang terpasang di papan reklame itu lebih besar dari ketentuan yang ada.
“Yang kedua desainnya belum sesuai dengan desain yang diajukan ke KPU,” terang dia.

Selain ukuran dan jumlah, kata dia, desain APK juga harus sama yang sudah diajukan ke KPU. APK di papan reklame yang kemarin ditertibkan ada di Kecamatan Wiradesa, Sragi, Kesesi, Kajen, Karanganyar, Kedungwuni, dan Kecamatan Doro. (had)