Optimis, Batang Bisa Terhindar dari Zona Merah

by
TAAT PROTOKOL - Sejak pandemi, Bupati Wihaji secara disiplin menerapkan protokol kesehatan untuk dirinya guna mencegah penularan Covid-19.

*Bupati Minta Prokes Diberlakukan Ketat

BATANG – Tidak mau menyandang wilayah dengan status zona merah seperti tetangga sebelah. Bupati Batang Wihaji selaku kepala daerah meminta kepada seluruh komponen masyarakat di wilayahnya agar menerapkan program yang dimiliki oleh pemerintah, yakni 4 M.

“Tolong perhatikan instruksi Pemerintah Daerah berkenaan dengan program 4 M, memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, dan menjauhi kerumunan. Kuncinya di empat point itu, selama itu dijalankan, maka saya yakin penyebaran virus corona akan berkurang,” tegas Bupati, kemarin.

Selain dengan menerapkan 4 M itu, untuk mengurangi angka prevelensi kasus posiitif Covid-19 di Kabupaten Batang, pihaknya terus menggelorakan program Zero Covid-19. Sehingga, ia juga meminta betul kepada masyarakat, untuk mempraktikkannya.

“Kita kan sudah punya program Zero Covid-19, maka saya minta tolong betul agar masyarakat mempraktikannya. Melalui program itu, kita ingin pastikan agar Covid-19 itu tidak tersebar, maka masyarakat yang sudah dinyatakan positif Covid-19 jangan kemana mana. Karena sudah kita berikan subsidi berupa uang Rp 1 juta dan kita biayai selama 14 hari untuk kita kirim sembako,” jelasnya.

Seperti dikethaui, saat ini Kabupaten Batang menyandang status Zona Oranye. Sehingga semua aktivitas pendidikan tatap muka kembai diliburkan. Selain itu, angka prevelensi jumlah kasus pasien positif di Kabupaten Batang secara kumulatif hingga 5 Oktober 2020 mencapai 424 orang.