Bawaslu Periksa Satu ASN dan Pendamping Desa

by
BERI KETERANGAN: Koordinator Divisi Hukum, Humas, dan Data Informasi Bawaslu Kabupaten Pekalongan, Wahyudi Sutrisno saat memberikan keterangan kepada wartawan, kemarin.

**Diduga Tak Netral Pada Pilkada 2020

KAJEN – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Pekalongan memproses salah satu ASN dan pendamping desa di Kabupaten Pekalongan. Pasalnya, satu ASN dan pendamping desa ini diduga tak netral pada Pilkada 2020.

Dugaan itu berawal dari temuan Pengawas Desa yang melakukan kegiatan pengawasan. Temuan ini lantas dijadikan temuan oleh Pengawas Kecamatan.

Hal itu diungkapkan Koordinator Divisi Hukum, Humas, dan Data Informasi Bawaslu Kabupaten Pekalongan, Wahyudi Sutrisno, saat diwawancarai media di Kantor Sekretariat Bawaslu Kabupaten Pekalongan, Jalan Mandurorejo Kajen, Senin (5/10/2020).

“Ya saat ini kita masih memproses dua orang, yang satu ASN, yang kedua adalah pendamping desa,” ujar Wahyudi.

Berkaitan dengan ASN, lanjut Wahyudi, disinyalir ASN tersebut turut mendukung salah satu pasangan calon. Sedangkan pendamping desa juga disinyalir terlibat dalam kampanye salah satu paslon.

“Untuk saat ini ASN dan pendamping desa tersebut masih dalam tahap proses kajian oleh tim penanganan pelanggaran jajaran Bawaslu. Hasil rekomendasinya nanti akan kita sampaikan kepada publik,” jelasnya.