Waspada, Potensi Banjir masih Mengancam

by
RAKOR - BPBD Batang menggelar rapat koordinasi antisipasi bencana musim penghujan di Aula Kantor Bupati, Jumat (2/10/2020).

“Untuk BPBD Batang sendiri pastinya akan mengaktifkan posko, menyiapkan personil relawan, peralatan, dan logistik. Selain itu, pada kejadian angin puting beliung kemarin yang menimpa Desa Bandar, Sidayu, dan Binangun, kita ikut dalam pembersihan puing dan pohon serta memberikan bantuan material maupun logistik,” katanya.

BMKG, kata Ulul, menyampaikan bahwa pada bulan September hingga awal Oktober 2020 ini memasuki musim pancaroba (peralihan). Sehingga dimungkinkan, musim penghujan dengan intensitas tinggi baru akan terjadi akhir bulan Oktober.

“Minggu ke 3 bulan Oktober 2020 dimungkinkan sudah akan mulai terjadi intensitas hujan yang tinggi. Atau dalam istilah BMKG, dasarian III bulan Oktober 2020. Nah, saat ini masih musim pancaroba (peralihan). Tapi kita harus waspadai potensi ekstrim pancaroba, contohnya hujan secara tiba tiba, angin kencang tiba tiba, dan hujan yang sifatnya sedang sampai lebat,” jelasnya.

Ulul menerangkan, musim penghujan akan terjadi sampai dengan 19 dasarian atau per sepuluh hari. “Nah, dalam hitungan kami, musim penghujan ini akan terjadi sampai 19 dasarian, atau 6 bulan 10 hari, mulai bulan Oktober, November, Desember, Januari, Februari, Maret, dan April (10 hari terakhir),” bebernya.

Ulul berpesan kepada seluruh komponen masyarakat agar bersiap mulai sejak dini. Dengan ikut membantu peran pemerintah dalam mengurangi sedimentasi pada saluran saluran sekunder, dan penyebab banjir lainnya.

“Untuk sekarang ini masyarakat kita minta waspada dengan datangnya angin dan hujan yang secara tiba tiba, dan kencang. Sebisa mungin melakukan perabasan pohon pohon tinggi yang berpotensi tumbang dan menimpa pemukiman warga itu sendiri,” pungkas ulul. (fel)