Tiga Desa Krisis Air

by
DROPPING AIR BERSIH - BPBD Kabupaten Pekalongan melakukan dropping air bersih di Dukuh Pagodean, Desa Galangpengampon, Kecamatan Wonopringgo.

**BPBD Dropping Air Bersih

WONOPRINGGO – Meski hujan terkadang mengguyur wilayah Kabupaten Pekalongan, tiga desa di Kota Santri mengalami krisis air bersih karena debit air sumur menyusut.

Oleh karena itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pekalongan mulai melakukan dropping air bersih.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pekalongan, Budi Raharjo, kemarin, mengatakan, ada 2.845 jiwa di tiga desa di Kabupaten Pekalongan mendapatkan bantuan air bersih dari pemerintah daerah.

Budi mengatakan, BPBD sudah melakukan dropping 4 tangki air bersih di 3 lokasi. Yakni, sebanyak 2 tangki dengan kapasitas tiap tangki 5.000 liter di Desa Bojongkoneng, Kecamatan Kandangserang untuk mencukupi kebutuhan air bersih bagi 392 kepala keluarga atau 1.760 jiwa.

Selanjutnya, kata dia, di Desa/Kecamatan Karangdadap, satu tangki 5.000 liter untuk 220 KK atau 565 jiwa, dan di Desa Galangpengampon, Kecamatan Wonopringgo untuk 141 KK atau 520 jiwa.

Menurutnya, dropping air bersih sementara dilakukan seminggu dua kali. “Untuk jadwal kita masih rekap dan mendata apakah ada lagi desa yang kekurangan air bersih,” ujarnya.