Usai Kondangan, 40 Warga Positif Covid-19, Satu Meninggal

by
Bupati Temanggung HM Al Khadziq meninjau secara langsung lokasi karantina di BLK Maron, Jalan Gajah Mada, Temanggung, Rabu (30/9/2020). (MC.TMG)

Kasus Covid-19 di Kabupaten Temanggung mengalami peningkatan setelah beberapa bulan terakhir menurun drastis, dengan munculnya klaster baru yaitu klaster kondangan.

Bermula dari masyarakat Kampung Coyudan, Kecamatan Parakan, yang melakukan kegiatan kondangan ke Cirebon, Jawa Barat. Setelah acara hajatan atau walimah pernikahan tersebut sesampainya di kampung halaman ada satu orang dari rombongan yang jatuh sakit lalu meninggal dunia. Dan setelah dilakukan tes dinyatakan positif Covid-19, maka dilakukan tes semua rombongan yang ikut, dan terjadilah kasus baru sebanyak 21.

Jumlah kasus positif itu kini terus bertambah. Jumlahnya sampai dengan Kamis (1/10) menjadi 40 orang.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Temanggung Dwi Sukarmei seperti dilansir dari Antara di Temanggung mengatakan, pada Kamis (1/10), yang dinyatakan positif Covid-19 ada 13 orang. Sehingga, jumlahnya menjadi 40 orang.

”Sebanyak 40 kasus tersebut terdeteksi mulai 23 September hingga 1 Oktober. Sebagian besar di antara mereka menjalani karantina di BLK Temanggung,” terang Dwi.

Menurut dia, meskipun di wilayah itu banyak ditemukan kasus Covid-19 tidak akan dilakukan pembatasan kegiatan masyarakat di daerah tersebut. ”Kabar akan adanya penutupan wilayah dan pasar hanya isu. Masyarakat jangan mudah percaya,” ujar Dwi.

Dia menuturkan, pihaknya bersama tim dari gugus tugas tingkat kecamatan dan kelurahan akan lebih memperketat penerapan protokol kesehatan di wilayah tersebut. Akses jalan dan fasilitas umum lainnya akan lebih diperketat lagi. Selain langkah tersebut, pada Kamis (1/10), petugas PMI sudah melakukan penyemprotan cairan disinfektan ke seluruh wilayah yang masuk dalam administrasi Kelurahan Kauman Parakan.

”Upaya-upaya untuk meminimalkan persebaran Covid-19 di wilayah ini terus kami tingkatkan,” papar Dwi.

Dia berharap masyarakat di Kelurahan Kauman Parakan bisa meningkatkan disiplin protokol kesehatan, kewajiban memakai masker saat keluar rumah harus dipatuhi, mencuci tangan dan menjaga kebersihan serta kesehatan juga dilakukan semua warga.

Lurah Kauman Parakan Bambang Sumardiyanto mengatakan, Kelurahan Kauman Parakan terdiri atas 16 RW dan kasus Covid-19 menyebar di 9 RW. Paling banyak di RW 13 atau lingkungan Coyudan.

”Paling banyak memang dari klaster kondangan itu, warga yang ikut kondangan paling banyak dari Coyudan,” terang Bambang.

Menurut dia, awal ditemukannya kasus Covid-19 di Kelurahan Kauman sempat membuat warga merasa ketakutan. Namun, setelah dilakukan sosialisasi dan pendekatan terhadap masyarakat, kini sudah mulai mengerti dan memahami.

”Ketakutan pasti ada, harapan kami perekonomian tetap berjalan protokol kesehatan juga wajib dilakukan,” ujar Bambang.

sementara itu, total kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Temanggung sebanyak 442 orang, 325 orang di antaranya telah sembuh, 21 orang meninggal, dan saat ini ada 96 pasien Covid-19. Dari 96 pasien tersebut, 10 orang menjalani perawatan di rumah sakit dan 86 mejalani isolasi mandiri di rumah dan karantina di BLK Temanggung. (mc.tmg/jawapos)