Satu ASN Positif, Jumlah Kasus Covid-19 di Kota Santri Tembus 190 Orang

oleh -
BERI MASKER - Wabup Pekalongan (sekarang Plt Bupati, Red) Arini Harimurti memberi masker kepada pengunjung Car Free Day yang tidak bermasker, baru-baru ini.

KAJEN – Di tengah perhelatan Pilkada 2020, lonjakan kasus Covid-19 dalam beberapa pekan terakhir di Kabupaten Pekalongan cukup mengkhawatirkan. Hingga Selasa (29/9/2020), pukul 08.14 WIB, akumulasi terkonfirmasi Covid-19 mencapai 190 kasus. Dengan rincian, 30 orang dirawat, 40 orang menjalani isolasi mandiri, 108 orang sembuh, dan 12 orang meninggal dunia.

Berdasarkan laman www.corona.pekalongankab.go.id, sebaran kasus hampir ada di tiap kecamatan. Hanya ada dua kecamatan yang masih bebas dari temuan kasus terkonfirmasi Covid-19, yakni Kecamatan Petungkriyono dan Kandangserang.

Dari data yang dicantumkan di laman itu, kasus terbanyak ada di Kecamatan Wiradesa dengan 33 kasus, disusul Kecamatan Bojong dengan 24 kasus, dan Kecamatan Kedungwuni dengan 17 kasus.

Sebaran kasus lainnya di Kecamatan Buaran dengan 9 kasus, Doro (8), Kajen (15), Karanganyar (7), Karangdadap (16), Kesesi (8), Paninggaran (1), Siwalan (6), Sragi (12), Talun (2), Tirto (10), Wonokerto (11), Wonopringgo (10), dan temuan kasus terbaru satu kasus di Kecamatan Lebakbarang.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan Setiawan Dwiantoro, Selasa (29/9/2020), membenarkan ada temuan satu kasus di Kecamatan Lebakbarang. Menurutnya, satu temuan di Lebakbarang itu merupakan kasus dengan gejala. Saat dilakukan swab test, hasilnya positif. Dari hasil tracking, tidak ditemukan kasus positif lainnya di keluarganya.

“Di Lebakbarang ada satu kasus. Kasus dengan gejala dilakukan swab ternyata positif kasus.