KOTA PEKALONGAN ZONA MERAH

by
SWAB TEST - Salah satu ASN di Pemkot Pekalongan saat menjalani swab test dengan mobile PCR Pemprov Jateng, Jumat (24/9/2020).

**Dalam Empat Hari, Tambah 27 Kasus
**Ruang Isolasi RSUD Bendan Penuh

KOTA – Jumlah kasus Covid-19 di Kota Pekalongan terus bertambah secara signifikan. Berdasarkan data Pemkot Pekalongan, per Minggu 27 September 2020 tercatat 70 kasus aktif dengan rincian 21 pasien yang menjalani perawatan, 48 pasien menjalani isolasi dan satu pasien harus dirujuk. Jika ditotal, jumlah kasus Covid-19 di Kota Pekalongan sudah menyentuh angka 156 kasus dengan 71 kasus pasien sembuh dan 15 kasus pasien meninggal.

Jumlah kasus aktif saat ini, bahkan hampir menyamai jumlah total kasus pasien sembuh yakni 70 kasus aktif dan 71 kasus pasien yang dinyatakan sembuh.

Penambahan kasus positif, terpantau naik drastis dalam empat hari terakhir. Pada 24 September 2020, dalam satu hari terjadi penambahan 17 kasus baru, kemudian pada 25 September terdapat penambahan dua kasus baru, pada 26 September bertambah tiga kasus baru dan pada 27 September terdapat lima kasus baru.

Terus bertambahnya jumlah kasus Covid-19 dalam beberapa hari terakhir, juga membuat status Kota Pekalongan masuk dalam zona merah peta risiko Covid-19 atau termasuk daerah dengan risiko tinggi. Dalam data di website covi19.go.id, di Jawa Tengah hanya ada tiga kabupaten/kota yang berstatus zona merah. Yakni Kota Pekalongan, Kabupaten Rembang dan Kabupaten Pati.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekalongan, Slamet Budiyanto saat dikonfirmasi membenarkan bahwa terjadi penambahan kasus positif yang signifikan. Dia mengatakan bahwa bertambahnya jumlah kasus positif Covid-19 merupakan hasil tracing terhadap orang-orang yang kontak erat dengan pasien positif Covid-19.