BBPLK Berikan Pelatihan Instruktur Secara Periodik

by
Event Semarang Fashion Show ke empat yang diikuti 19 desainer ini menjadi penutup dari rangkaian fashion show virtual yang digelar BBPLK Semarang tahun ini. Pada penutupan fashion show virtual ini diikuti 19 desainer, semuanya adalah alumni BBPLK Semarang.

Semarang – Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja (BBPLK) Semarang sebagai tempat pelatihan terus berbenah untuk memberikan bekal terbaiknya baru para siswanya. Selain sarana dan prasarana, BBPLK selalu memberikan materi pelatihan yang disesalkan dengan kebutuhan pasar.

Kepala BBPLK Semarang Edy Susanto mengatakan, ” BBPLK akan terus berbenah, tidak hanya memberikan keterampilan, tapi juga solusi pemasaran yang sesuai dengan market saat ini. Kami juga akan terus memperbarui kurikulum dan sarana prasana yang dibutuhkan. Yang tidak kalah penting, kami selalu memberikan pelatihan kepada instruktur secara periodik. BBPLK juga melakukan kolaborasi dengan pihak lain agar memudahkan para alumni memasarkan produknya”, kata Edy Susanto di Semarang, kamis ( 24/10) kemarin.

BBPLK berharap, para alumni akan menjadi pelaku bisnis fashion yang mampu beradaptasi dan berinovasi untuk bisa berkembang, apalagi disaat seperti ini. BBPLK juga akan terus mengawal para alumni agar mereka bisa mandiri, bekerja dengan orang lain atau berwirausaha.



” BBPLK membuka kelas fashion sejak tahun 2018, sampai saat ini kami sudah melatih 4 ribuan siswa. 92 persen alumni tersebut sudah bekerja, ada yang mandiri dan joint dengan desainer profesional. Selebihnya dari alumni tersebut kami belum bisa memantau, karena kami lost contact”, jelas Edy.

Di tempat yang sama, Direktur Jenderal Binalattas Kemnaker RI, Budi Hartawan mengatakan,” Industri fashion itu akan terus berkembang dalam kondisi apapun. Yang penting bagaimana para desainer menghasilkan produk yang sesuai dengan pasar. Artinya apa, agar para alumni bisa menghasilkan produk yang disukai pasar, BBPLK harus memiliki sarana dan prasana yang sesuai standarisasi, kurikulum yang terus diperbarui, dan instruktur yang selalu diberikan pelatihan secara periodik. Kalau ini bisa tersedia dan berjalan dengan baik, akan menghasilkan alumni yang handal dan bisa menghasilkan produk yang terbaik untuk pasar”, jelas Budi Hartawan.

Event Semarang Fashion Show ke empat yang diikuti 19 desainer ini menjadi penutup dari rangkaian fashion show virtual yang digelar BBPLK Semarang tahun ini. Pada penutupan fashion show virtual ini diikuti 19 desainer, semuanya adalah alumni BBPLK Semarang. (rls)