KBM Daring Rutin Dievaluasi

by
BUAT - Salah satu guru sedang membuat media pembelajaran lewat Vidio yang diunggah di YouTube.

KOTA – Mengikuti surat edaran yang terbitkan oleh walikota Pekalongan tentang meliburkan seluruh sekolah terkait pencegahan terpaparnya virus Corona hingga saat ini, MI NU Buaran terus melakukan pengoptimalan dan evaluasi dengan melakukan Kegaiatan Belajar Mengajar (KBM) melalui daring atau online sebagai pengganti KBM seperti biasa Demikian disampaikan Kepala MI NU Buaran Yulinda Karimah kepada Radar Pekalongan, Senin (21/9/2020).

“Kita mulai pembelajaran seperti biasa dari jam 7 cuma untuk tugas ada batas waktu pengumpulan ya,” ungkap Linda, sapaan akrabnya.
Menurutnya, KBM online ini cukup sulit untuk dilakukan karena tidak semua wali siswa memiliki hp android, namun sejauh ini bisa disiasati dengan baik. “Sejauh ini keluhan anak-anak ya seperti umumnya pemebelajaran daring, dan setiap guru juga memiliki jadwal tugas masing-masing jadi tidak langsung berbarengan yang menyulitkan anak,” jelasnya.

Pihaknya berharap, anak-anak tidak merasa terbebani dengab KBM jarak jauh ini, karena ini merupakan pengganti KBM di sekolah. “Karena pengumpulan hasil kita kasih waktu sampai 3 hari dan dalam rangka kita membantu menjgaa kesehatan anak didik kita dari virus corona, mudah-mudahan virus corona segera berakhir,” pungkasnya. (mal)