Batang Tidak Masuk Status Waspada

by
PAPARAN - Bupati Wihaji bersama Wabup Suyono dan Kabag Prokompim Triyossy memaparkan perkembangan KIT Batang hingga kasus Covid-19 di depan awak media, Jumat (18/9/2020).

*Jumlah Kasus Covid-19 masih di Bawah Rata-rata

BATANG – Tren kenaikan kasus positif Covid-19 di Provinsi Jawa Tengah terus meningkat dan menjadi perhatian. Setidaknya, ada sembilan daerah di provinsi ini kini menjadi perhatian serius dan diminta untuk waspada terkait hal ini.

Sembilan daerah yang menjadi perhatian itu di antaranya Kota Semarang, Kabupaten Tegal, Pati, Rembang, Boyolali, Sragen, Wonosobo, Pemalang, dan Kudus. Daerah daerah ini diminta untuk meningkatkan kewaspadaan dan memperketat penerapan protokol kesehatan.

Sebagai informasi, kasus penyebaran Covid-19 di beberapa daerah di Jateng masih cukup tinggi. Dilansir dari corona.jatengprov.go.id, pada Minggu, 20 September 2020 total ada 19.531 kasus positif di Jawa Tengah. Dari jumlah tersebut, 3.052 pasien dirawat di rumah sakit, 14.689 pasien sembuh dan 1.790 orang yang meninggal dunia.

Sementara itu, tren kasus penyebaran Covid-19 di Kabupaten Batang sendiri juga masih cukup tinggi. Dilansir dari corona.batangkab.go.id, pada Minggu, 20 September 2020 total ada 324 pasien positif Covid-19. Dari jumlah tersebut, 70 pasien tengah mendapat perawatan, 230 pasien dinyatakan sembuh, dan 24 pasien dinyatakan meninggal dunia.

Menanggapi hal itu, Bupati Batang Wihaji mengatakan, bahwa tidak masuknya wilayah Kabupaten Batang dalam daftar sembilan daerah yang menjadid prioritas penanganan karena, kasus positif Covid-19 di wilayah masih berada di bawah rata rata.