Bendungan Dikeringkan Tingkatkan Kesuburan Tanah

by
Sugiono Kepala DPUPR Kendal

KENDAL – Bendungan yang mensuplai kebutuhan air bagi pertanian di Kabupaten Kendal dikeringkan selama satu bulan. Pengeringan sudah dilakukan sejak 1 September dan berakhir 30 September. Hal itu dilakukan selain mutus mata rantai hama juga untuk meningkatkan kesuburan tanah.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kendal, Sugiono mengatakan, bendungan yang dikeringkan yakni Bendungan Kedungasem yang mengalir ke Kali Kutho, Bendungan Sojomerto yang mengalir ke Kali Blukar.

Selain itu Bendungan Juwero mengalir ke Kali Bodri, Bendungan Kedung Pengilon mengalir ke Kali Blorong, dan Bendung Kali Bulanan yang mengalir ke Kali Bulanan atau Kali Pening. “Pengeringan bendungan berdasarkan surat keputusan bupati,” katanya, Kamis (17/09/2020).

Dikatakan, pengeringan bendungan bertujuan memutus mata rantai hama tanaman. Kondisi tanah yang kering, sehingga hama selama satu bulan tidak mendapatkan suplai makanan. Tujuannya lainnya yaitu meningkatkan kesuburan tanah. Dengan tanah dikeringkan, akan terjadi lekahan-lekahan tanah, sehingga udara bisa masuk ke dalam lekahan tanah tersebut.

Kondisi itu bisa menyebabkan kesuburan tanah meningkat saat adanya hujan maupun irigasi. Dengan kondisi lekahan tersebut, tanah bisa menjadi gembur, sehingga pengolahan tanah bisa lebih bagus lagi.
“Pengeringan juga dimanfaatkan untuk pemeliharaan jaringan irigasi yang rusak,” tandasnya. (lid)