Pelaku Penusukan Warga Diduga Jadi Pengedar Narkoba

by
SAJAM DAN OBAT - Kapolsek Pekalongan Selatan Kompol Basuki didampingi anggotanya menunjukkan barang bukti berupa seribu butir lebih obat-obatan jenis psikotropika dan obat penenang serta beberapa senjata tajam yang diamankan dari rumah pelaku penusukan, kemarin (16/9/2020).

**Pengembangan Kasus Penusukan di Noyontaansari

KOTA – Aparat kepolisian masih terus melakukan pendalaman kasus penusukan oleh seorang pemuda yang menyebabkan tiga orang warga mengalami luka-luka di Landungsari Gg 2A, Kelurahan Noyontaansari, Kecamatan Pekalongan Timur, Kota Pekalongan, Selasa (15/9/2020) pagi.

Dari pendalaman yang dilakukan, ada dugaan bahwa tersangka, yakni IS (30), warga Kelurahan Kuripan Yosorejo RT 05 RW 01, Kecamatan Pekalongan Selatan, juga merupakan pemakai dan atau pengedar obat-obatan terlarang. Itu lantaran, saat melakukan penusukan, pelaku diduga dalam pengaruh obat-obatan.

Pengembangan kasus ini antara lain dilakukan Unit Reskrim Polsek Pekalongan Selatan. Beberapa saat setelah kejadian dan tersangka diamankan di Mapolres Pekalongan Kota, Tim Unit Reskrim Polsek Pekalongan Selatan menggeledah rumah pelaku di Kuripan Yosorejo RT 05 RW 01. Dari penggeledahan itu, petugas menemukan seribu butir lebih obat-obatan jenis psikotropika dan obat penenang di rumah tersangka. Petugas juga menemukan beberapa senjata tajam.

Hal ini diungkapkan Kapolsek Pekalongan Selatan Kompol Basuki di mapolsek setempat, Rabu (16/9/2020). “Hasil pengembangan kasus penusukan di Kelurahan Noyontaansari Gg 2A RT 04 RW 11 itu, rekan kita di lapangan mendapatkan informasi bahwa pelaku tersebut sering mengonsumsi obat-obatan,” ungkapnya.

Informasi itu kemudian ditindaklanjuti dengan melakukan penggeledahan di rumah tersangka. “Di rumah tersangka kita mendapatkan barang bukti obat-obatan berupa satu botol berisi 1.000 butir Hexymer, 4 lap Riklona masing-masing berisi 10 butir, 1 lap Lexepam berisi 10 butir, 3 butir Alprazolam, dan 2 butir Riklona,” ungkap Kapolsek.