Sudah Ada 3 Klaster Covid-19 di Kota Santri

by
SOSIALISASI PILKADA: KPU Kabupaten Pekalongan menggelar sosialisasi Pilkada lanjutan di tengah pandemi melalui webinar, kemarin.

KAJEN – Hingga saat ini sudah ada tiga kluster Covid-19 di Kabupaten Pekalongan, yakni kluster rumah tangga, kluster pasar, dan kluster perkantoran. Jangan sampai muncul kluster baru, yakni kluster Pilkada.

Oleh karena itu, setiap tahapan Pilkada 2020 harus mematuhi protokol kesehatan, sehingga ajang pesta demokrasi ini tak memunculkan kluster baru.

Ketua KPU Kabupaten Pekalongan Abi Rizal, usai sosialisasi Pilkada melalui webinar, Kamis (17/9/2020), mengatakan, dalam sosialisasi itu Gugus Tugas Covid-19 menekankan agar seluruh peserta Pilkada 2020 mematuhi protokol kesehatan supaya tidak muncul kluster Pilkada. Pasalnya, jika protokol kesehatan diabaikan maka bisa muncul kluster baru, yakni kluster Pilkada. “Karena kalau ini (protokol kesehatan) tidak dilakukan, ini bisa jadi muncul kluster Pilkada jika banyak masyarakat berkerumun, tidak memakai masker, dan tidak mematuhi protokol kesehatan lainnya,” kata Abi.

Abi mengatakan, KPU sendiri mensosialisasikan aturan pelaksanaan Pilkada lanjutan di tengah pandemi, termasuk di dalamnya norma-norma baru berkaitan dengan pelaksanaan tahapan Pilkada di tengah pandemi Covid-19 yang harus mematuhi protokol kesehatan.

“Termasuk di dalamnya ada pembatasan jumlah orang yang hadir itu sudah ditentukan secara pasti di PKPU. Seperti peserta rapat umum maksimal 100, dan debat publik maksimal 50 untuk seluruh peserta,” ujar dia.