Telisik Kondisi Perumda Aneka Usaha, DPRD Batang akan Gelar RDP

by
Ketua Fraksi PKB DPRD Kabupaten Batang, Kukuh Fajar Romadhon.

BATANG – Untuk mengetahui kondisi dan juga perkembangan di Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Aneka Usaha, DPRD Kabupaten Batang berencana untuk menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan jajaran Direksi dan juga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan pemkab yang menggawanginya.

“Kita dari DPRD akan menggelar RDP terkait Perumda Aneka Usaha pada Senin (21/9/2020), sehingga dapat mengetahui kondisi perusahaan milik daerah tersebut, termasuk rencana kerja dan juga upaya yang akan dilakukan agar bisa memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD),” ungkap Ketua Fraksi PKB, Kukuh Fajar Romadhon, Kamis (17/9/2020).

Kukuh Fajar menjelaskan, sebelum statusnya berubah menjadi Perumda, Aneka Usaha berstatus sebagai Perusahaan Daerah. Namun sesuai Peraturan Daerah (Perda) yang baru, maka terjadi perubahan status. Karena itulah, harus ada perubahan dari pengelolaanya agar bisa lebih bermanfaat bagi daerah, terutama dalam memberikan sumbangan bagi pendapatan.

“Kita ingin mendapatkan gambaran secara luas terkait Business Plan atau rencana bisnis yang akan dilakukan oleh jajaran manajemen Perumda Aneka Usaha kedepan. Apalagi saat ini diketahui bahwa jabatan Direktur difinitifnya kosong, setelah pejabat lama mengundurkan diri. Sehingga harus ada langkah-langkah cepat yang dilakukan agar Perumda bisa tetap berjalan dengan baik, dan bisa bermanfaat bagi daerah,” jelas pria yang juga Sekretaris Komisi C DPRD Batang itu.

Lebih lanjut dijelaskan, selain rencana bisnis ke depan, dalam RDP tersebut juga akan dibahas terkait persoalan yang terjadi di Perumda Aneka Usaha. Mengingat selama dua tahun terakhir ini, perumda tersebut tidak memberikan kontribusi bagi daerah. Padahal, penyertaan modal yang diberikan oleh daerah sudah cukup besar, termasuk asep-asep yang sangat banyak.

“Dari RDP ini diharapkan kita akan mengetahui persoalan apa saja yang ada, dan bisa dibahas bersama agar ditemukan jalan keluar yang terbaik. Selain itu, juga kami dari dewan akan memberikan masukan yang diharapkan bisa membantu pengembangan Perumda ke depannya,” lanjut Kukuh.

Diharapkan dengan adanya RDP ini berbagai persoalan yang ada di Perumda bisa terpecehkan dan mendapat solusi terbaik sesuai dengan ketentuan yang ada. Selain itu, juga ada kejelasan rencana bisnis ke depan yang bisa mengembangkan perusahaan, dan terpenting bisa memberikan pendapatan bagi daerah.

“Semoga RDP ini bisa membawa manfaat bagi Perumda Aneka Usaha agar bisa menjadi lebih baik lagi ke depannya. Disamping itu, segala persoalan yang ada juga diharapkan bisa ditemukan jalan keluarnya agar tidak menghambat kinerja Perumda itu sendiri nantinya,” tandas Kukuh Fajar Romadhon. (don)