Penduduk Tunawisma dan Gelandangan Disensus

by
SENSUS - Badan Pusat Statistik (BPS) Kendal melakukan pendataan sensus penduduk terhadap tunawisma dan gelandangan.

“Kelima orang tersebut kondisinya mengalami gangguan jiwa. Mereka berasal dari luar daerah Kendal,” terangnya.

Umi menyatakan, dalam sensus penduduk yang dilakukan dalam kurun waktu 15 hari itu, pihaknya menerjunkan sebanyak 918 petugas. Mereka melakukan tugas sensus di 20 kecamatan mendata seluruh penduduk Kendal tanpa terkecuali.

“Puncak penutupan kemarin malam, kami terjunkan 15 petugas untuk mencari dan mendata warga yang tidak mempunyai tempat tinggal tetap atau tunawisma,” timpalnya.

Meski telah menggandeng Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) setempat, para petugas sensus night atau moment tallying harus memberanikan diri membangunkan dan berkomunikasi dengan para tunawisma.

Pihaknya juga memastikan bahwa Sensus door to door 15 hari sudah berhasil diselesaikan dengan menyisakan beberapa orang saja yang belum bisa ditemui.

“Yang yang belum bisa ditemui akan segera dikonfirmasi oleh petugas,” pungkasnya. (lid)