11 Ribu Pelaku UMKM Diusulkan Terima Bantuan

by
Kepala Dindagkop dan UKM, Bambang Nurdiyatman

KOTA – Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Dindagkop-UKM) Kota Pekalongan, mengusulkan lebih dari 11 ribu pelaku usaha Usaha Mikro Kecil dan Menengah atau UMKM untuk mendapatkan Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) ke Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Mikro dan Menengah (Kemenkop-UKM] RI.

Kepala Dindagkop-UKM Kota Pekalongan, Bambang Nurdiyatman mengungkapkan bahwa berdasarkan informasi dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jawa Tengah, pendaftaran BPUM dari Pemerintah Pusat ditutup Senin (14/9/2020). Sehingga, pihaknya menutup pendaftaran online terakhir per 14 September 2020 pukul 12.00.

“Tanggal 11 September 2020 pukul 14.00 pendaftaran offline atau pemohon yang datang ke kantor kami terakhir kami layani untuk pendaftaran BPUM. Per tanggal 10 September kemarin, tercatat sudah ada 10.873 pelaku UMKM yang mengajukan bantuan baik yang mendaftar online maupun secara offline,” terang Dodik, sapaan akrabnya.

Dia menuturkan sejak diumumkan informasi adanya BPUM ini, para pelaku UMKM di Kota Pekalongan berbondong-bondong mengajukan bantuan tersebut. Setiap harinya para pemohon yang mengurus terus bertambah dan membludak.

“Saat awal adanya informasi pemerintah pusat bakal mengucurkan bantuan dana hibah produktif untuk 12 juta UMKM di Indonesia sebesar Rp2,4 juta per UMKM, para pelaku UMKM datang ke kantor kami untuk mengurus. Awalnya hanya 50-100 orang saja per harinya. Kemudian jumlahnya semakin bertambah, hingga pernah Hari Kamis kemarin kami berikan 1.500 pendaftar. Sehingga, kami membentuk tim internal 30-40 pegawai untuk membantu menginputkan data yang selanjutnya kami usulkan ke Kemenkop-UKM RI,” papar Dodik.