Adelia, Bocah ‘Spiderman” Dilatih Memanjat Wall Climbing

by
LATIHAN - Nafisa Adelia (8), bocah 'spiderman' dari Dukuh Slumbu, Desa Tengeng Wetan, Kecamatan Siwalan, Kabupaten Pekalongan, akhirnya mendapat pelatihan memanjat wall climbing dari FPTI.

KAJEN – Nafisa Adelia (8), bocah ‘spiderman’ dari Dukuh Slumbu, Desa Tengeng Wetan, Kecamatan Siwalan, Kabupaten Pekalongan, akhirnya mendapat pelatihan memanjat wall climbing.

Anak semata wayang pasangan Rosikin (35) dan Rumiati (45) ini hobinya tersalurkan dengan baik melalui pelatihan wall climbing di Alun-alun Kajen mulai Minggu (13/9/2020).

Pelatihan yang dilakukan oleh Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pekalongan ini diharapkan mampu mengangkat hobinya yang biasa memanjat dinding tanpa alat apapun. Ia diharapkan bisa menjadi bibit atlet wall climbing yang mampu berprestasi di kemudian hari.

Dengan diantar oleh ibunya, Rumiati, dan Kepala Desa Tengeng Wetan Rokhmat, Adelia menuju ke lokasi latihan FPTI di Alun-alun Kajen.
Sebelumnya, Adelia diberikan teknis dasar panjat dinding dan juga diberi pembinaan agar tidak dilakukan tanpa alat pengaman dan pendampingan dari pelatih, lebih-lebih di rumah.

Seakan sudah tidak sabar lagi, usai pemanasan Adelia dengan memakai alat pengaman harness lebih memilih wall climbing setinggi 12 meter, ketimbang boulder yang tidak terlalu tinggi.