Daring, Tolong Jangan Lupakan Pendidikan Karakter

by
PAKAI SERAGAM - Kegiatan BDR tetap menggunakan seragam untuk menanamkan pendidikan karakter anak

BATANG – Ketua PGRI Kabupaten Batang, Warsito berharap penanaman pendidikan karakter di tengah Belajar dari Rumah (BDR). Pendidikan karakter ini bisa dilakukan mulai dengan hal-hal kecil seperti dengan penanaman kedisiplinan pada siswa.

“Jadi memang salah satu yang dikhawatirkan dalam program BDR ini adalah kurangnya transfer pendidikan karakter yang selama ini dilakukan ketika tatap muka. Oleh karenanya, sebisa mungkin meski dengan hal-hal sederhana, lembaga, khususnya guru bisa menerapkan pendidikan karakter meski dengan program BDR,” jelasnya.

Warsito mencontohkan, hal ini bisa dilakukan dengan langkah-langkah kecil. Seperti dengan disiplin menggunakan seragam ketika program BDR, baik ketika pembelajaran daring maupun home visit atau home schooling.



Lelaki yang juga Kasi PP SD Disdikbud Batang ini menjelaskan, penerapan protokol kesehatan secara ketat juga bisa menjadi pembelajaran karakter bagi anak. Sehingga tak hanya ketika di sekolah atau program BDR, anak sudah menerapkan protokol kesehatan ketika di rumah.

“Ketika kami dari Disdikbud melakukan monitoring ke sekolah, banyak sekolah yang dalam pelaksanaannya sudah menerapkan konsep pembelajaran karakteristik meski dalam program BDR, tentunya kami sangat apresiasi. Banyak sekolah contohnya meski home visit, home schooling, atau daring anak didik tetap menggunakan seragam. Meski sederhana hal ini bisa sebagai latihan kedisiplinan untuk pengembangan karakter anak,” jelasnya.

Ia juga mengimbau orang tua mendukung pembelajaran karakter anak, sperti mendukung penerapan protokol kesehatan di rumah. Sehingga pendidikan karakter yang ditanamkan lewat pembelajaran di sekolah bisa disinergikan dengan pendidikan karakter yang dilakukan orang tua di rumah. (nov)