Pemkot Perketat Tugas Kedinasan dan Penerimaan Kunjungan

by
Sekda Kota Pekalongan, Sri Ruminingsih

KOTA – Pemerintah Kota Pekalongan menetapkan kebijakan sistem kerja pegawai dengan mengutamakan pelayanan prima kepada masyarakat dan memperhatikan kesehatan serta keselamatan pegawai. Sekda Kota Pekalongan, Sri Ruminingsih SE MSi melalui Surat Edaran No 800/71772 Tahun 2020 menegaskan pengetatan tugas kedinasan dan penerimaan kunjungan.

Terkait dengan penerimaan kunjungan kerja dari daerah lain, Sekda menekankan agar peserta kunjungan dibatasi maksimal sepertiga kapasitas tempat atau ruang penyelenggaraan. Panitia kegiatan juga wajib menginformasikan ke daerah yang akan melakukan kunjungan mengenai aturan tersebut.

Kemudian, pihak yang berkunjung juga akan diminta menunjukkan surat tugas yang ditandatangani sesuai dengan ketentuan, dan peserta menunjukkan Surat Keterangan Sehat beserta hasil rapid test non reaktif dari puskesmas atau rumah sakit pemerintah dengan tanggal hasil rapid test maksimal 3 hari sebelum tanggal kedatangan. Atau, peserta membawa hasil tes swab dengan ketentuan maksimal 7 hari sebelum tanggal kedatangan.

“Hal ini juga berlaku bagi pegawai di Pemkot Pekalongan yang melakukan kunjungan kerja ke daerah lain. Mereka harus melakukan pemeriksaan kesehatan di puskesmas atau rumah sakit sebelum maupun setelah melakukan perjalanan dinas,” tegasnya.

Disampaikan Sekda, jika pegawai dinyatakan memerlukan karantina atau isolasi mandiri oleh puskesmas atau rumah sakit setelah melakukan perjalanan dinas agar melakukan karantina atau isolasi mandiri dan mengisi lembar kesediaan karantina atau isolasi mandiri. “Hal ini dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Kota Pekalongan. Kita tidak tahu orang-orang yang positif Covid-19 karena banyaknya Orang Tanpa Gejala (OTG). Yang harus kita lakukan adalah waspada,” tandasnya.(nul)